Berita Utama

Skandal Pelecehan Seksual FH UI Terbongkar dari Orang Dalam,16 Mahasiswa Terancam DO!

×

Skandal Pelecehan Seksual FH UI Terbongkar dari Orang Dalam,16 Mahasiswa Terancam DO!

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi kekerasan terhadap anak. (Ist)
Ilustrasi kekerasan seksual terhadap perempuan. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan oknum mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) memasuki babak baru setelah keberadaan sebuah grup percakapan digital terbongkar.

Kasus ini mencuat ke publik setelah salah satu “orang dalam” atau anggota grup tersebut membeberkan bukti-bukti percakapan yang dinilai tidak pantas dan merendahkan martabat perempuan.

Kuasa hukum korban, Timotius Rajagukguk, Selasa 14 April 2026 malam, menyatakan grup yang terdiri dari 16 mahasiswa tersebut diduga menjadi wadah distribusi konten pornografi serta ruang untuk melontarkan komentar pelecehan terhadap sejumlah mahasiswi.

Pada tahun 2025 salah satu anggota grup membocorkan chat tersebut ke mahasiswa hingga akhirnya menyebar. Namun korban enggan melapor karena hanya berdasarkan chat semata. Ternyata, pelaku malah tetap melakukan aksi serupa, kasus pun jadi mencuat dan membuat heboh masyarakat.

Ke-16 terduga pelaku sudah ‘diadili’ mahasiswa FH UI di kampus. Di lain pihak Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) UI tengah melakukan investigasi mendalam terkait kasus yang memalukan dunia pendidikan di Indonesia.

Pihak dekanat FH UI menegaskan tidak akan menoleransi segala bentuk kekerasan seksual di lingkungan akademik. Investigasi ini fokus pada verifikasi bukti tangkapan layar percakapan serta keterangan saksi-saksi.

Jika terbukti bersalah, para mahasiswa tersebut terancam sanksi akademik berat hingga drop out (DO). Kasus ini memicu gelombang protes dari aliansi mahasiswa yang menuntut transparansi dan perlindungan maksimal bagi korban guna memutus rantai impunitas di kampus.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *