KITAINDONESIASATU.COM-Seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2025 yang merupakan hasil kerja sama Kementerian Agama (Kemenag) dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) segera dibuka. Program ini digagas guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Beasiswa Indonesia Bangkit yaitu program penyediaan dana penuh bagi mahasiswa jenjang Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktor (S3). Program ini mencakup biaya hidup, biaya pendidikan, serta biaya tambahan lainnya.
Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) di bawah Setjen Kemenag mendapat amanah untuk mengelola BIB.
Dalam acara sosialisasi beasiswa di Institut Bakti Negara (IBN) Tegal, akhir Januari lalu, Kepala Puspenma Ruchman Basori mengatakan, pendaftaran Beasiswa BIB 2025 akan dibuka dalam dua bulan mendatang. “In Shaa Allah dua bulan lagi rekrutmen BIB Kemenag 2025 dibuka,” ujarnya.
Bagi kamu yang ingin mendaftar, persyaratan yang haurs dipenuhi yaitu:
1. Warga Negara Indonesia (dibuktikan dengan KTP)
2. Diterima pada perguruan tinggi dalam atau luar negeri (dibuktikan dengan surat penerimaan)
3. Lulus SMA/SMK/MA (untuk program S1) atau lulusan S1/S2 (untuk program S2/S3)
4. Kemampuan bahasa asing bagi yang ingin ke universitas luar negeri (IELTS, TOEFL IBT®, atau PTE Academic)
5. Surat keterangan sehat dan bebas narkoba
6. Bagi penyandang disabilitas, melampirkan surat keterangan dari rumah sakit
Masih kata Ruchman, persiapan yang matang harus dilakukan bagi calon pendaftar. Salah satu yang harus diperhatikan pendaftar yaitu kemampuan bahasa asing bagi yang ingin studi di luar negeri. Selain itu, wawancara juga menjadi penentu kelulusan BIB.
“Daya tahan, daya juang, dan persiapan menghadapi seleksi wawancara menjadi faktor penting dalam keberhasilan mendapatkan beasiswa ini,” kata Ruchman.
Sejak kali pertama dikelola pada 2022, program BIB telah membiayai lebih dari 6.000 penerima dari keluarga besar Kemenag.

