Proses negosiasi pun berlangsung singkat. Shayne menyebut komunikasi berjalan cepat dan lancar hingga akhirnya tercapai kesepakatan yang membuatnya resmi menjadi bagian Macan Kemayoran.
Tak butuh waktu lama baginya untuk memahami atmosfer Persija dan Liga Indonesia. Sebelumnya, ia sudah mengumpulkan banyak informasi dari rekan-rekan sesama pemain Timnas seperti Jordi Amat, Rizky Ridho, dan Witan Sulaeman.
“Mereka semua bicara hal-hal positif. Itu membuat saya semakin yakin,” ucapnya.
Kedatangan kali ini terasa berbeda bagi Shayne karena ia datang bersama sang istri. Ia mengaku nyaman dengan suasana Jakarta dan menyebut kota ini sebagai rumah barunya.
“Orang-orang di sini selalu membuat saya merasa seperti pulang. Sekarang bukan cuma singgah, Jakarta benar-benar rumah kami,” katanya.
Soal adaptasi, Shayne menyadari tantangan selalu ada di liga baru. Namun, ia menargetkan proses adaptasi berjalan cepat agar bisa segera berkontribusi maksimal dan membantu Persija bersaing di papan atas.


