KITAINDONESIASATU.COM – Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) mengeklaim telah melancarkan serangan IRGC ke sejumlah target milik Amerika Serikat dan Israel di kawasan Timur Tengah.
Operasi ini, sebagaimana laporan TasnimNews Selasa 31 Maret 2026, disebut sebagai bagian dari eskalasi serangan IRGC ke target AS dan Israel yang terus berkembang.
Dalam pernyataan resminya, IRGC menyebut operasi dilakukan secara cepat dan presisi oleh angkatan lautnya.
Aksi tersebut mencakup serangan ke kapal, fasilitas militer, hingga sistem pertahanan dalam rangka konflik konflik Iran AS Israel.
IRGC menegaskan, empat operasi sukses telah dilakukan dalam satu rangkaian aksi. Serangan ini menjadi bagian dari gelombang lanjutan yang memperlihatkan intensitas serangan IRGC dalam menghadapi tekanan di kawasan.
Dalam salah satu operasi, sebuah kapal kontainer yang disebut milik Israel dilaporkan menjadi sasaran rudal. Serangan itu terjadi di wilayah Teluk Persia dan memperkuat narasi serangan IRGC ke target AS dan Israel.
Selain itu, IRGC juga mengeklaim menargetkan titik berkumpul pasukan Marinir AS di Uni Emirat Arab. Serangan drone disebut menghantam lokasi tersebut dalam rangkaian operasi serangan IRGC.

