Berita Utama

Sedang Menikmati Makan Sahur, Warga Desa Bolang Serang Temukan Bayi Dibungkus Tas

×

Sedang Menikmati Makan Sahur, Warga Desa Bolang Serang Temukan Bayi Dibungkus Tas

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi janin bayi. (Ist)
Ilustrasi janin bayi. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM-Saat menikmati makan sahur pada Rabu (26/3/2026), warga Kampung Karang jetak, Desa bolang, Kecamatan Lebak Wangi, Kabupaten Serang, dihebohkan dengan penemuan bayi berumur tiga bulan berjenis kelamin laki-laki.

Bayi yang dimasukkan di tas kecil itu, disertai dengan dengan perlengkapan bayi yang cukup lengkap, termasuk kasur, popok, pakaian, minyak telon, dan bedak. Seorang warga setempat Ahmad Haetami mengatakan, yang pertama kali menemukan bayi yaitu Sukiman sekitar pukul 03.42 WIB.

Usai makan sahur, Sukiman mendengar suara tangisan bayi. Setelah ditelusuri, suara tangisan berasal dari saung bambu dan benar adanya bayi itu ditinggalkan. “Bayi masih terbungkus kain di tas kecil dan lengkap dengan pakaian bayi lainnya,” ujar Ahmad kepada wartawan pada Kamis (27/3/2025).

Baca Juga  Geger! Penemuan Mayat di Bawah Fly Over Cileungsi, Diduga ODGJ

Selanjutnya bayi dibawa ke rumah seorang bidan di desa untuk mendapatkan pertolongan pertama, meskipun sekilas kondisi bayi sehat, kata Ahmad.

Sementara itu, Bidan Della dari Puskesmas Kecamatan Lebak Wangi mengungkapkan bahwa dirinya menerima bayi dari rekan sesama bidan saat pergantian shift malam.

“Saat serah terima bayi, kondisi bayi sehat dengan berat badan 5,3 kg dan tinggi 54 cm. Suhu tubuhnya normal, 36 derajat Celsius,” ujar Della.

Kata Della, bayi tersebut dibawa ke puskesmas sekira pukul 04.30. Pihak puskesmas berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan kepolisian untuk penanganan lebih lanjut. “Rencananya petugas Dinas Sosial akan datang hari ini (Kamis) untuk menangani kasus ini lebih lanjut,” ujarnya.

Baca Juga  Rusia Ikut Berduka, Putin Respons Banjir Maut Sumatra yang Tewaskan Ratusan Orang

Hingga saat ini, belum diketahui siapa orang tua bayi dan alasan bocah mungl ditinggalkan. Ada kemungkinan bahwa bayi tersebut sengaja ditelantarkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *