KITAINDONESIASATU.COM – Dua pemain Persik Kediri yang memiliki masa depan tidak pasti dalam putaran kedua Super League 2025/2026 bersama Macan Putih adalah Yusuf Meilana dan Hugo Samir.
Kedua pemain ini belum jelas masa depannya karena hingga saat ini keduanya memiliki status akan dipinjamkan ke klub lain akan tetap belum ada penjelasan resmi dari manajemen Persik Kediri.
Mesk demikian yang ramai diperbincangkan dalam situasi bursa transfer saat ini bek asal Kediri itu disebut dipinjamkan ke salah satu klub Super League, sementara Hugo samir disebut berlabuh di klub Super League atau turun kasta ke Liga Championship Indonesia.
Manajer Persik M Syahid Nur Ichsan kepada wartawan hanya memberikan pernyataan normatif terkait masa depan pemain berusia 20 tahun tersebut.
Putra Jacksen Tiago ini memiliki potensi besar untuk bisa ditingkatkan lagi, manajemen Persik hanya bisa mendoakan ia akan menunjukkan kualitas terbaik di klub barunya.
Apalagi Ho Samir memiliki nilai yang strategis, ia masih memenuhi regulasi pemain U-22 Ileague yang mungkin tampil sebagai starter minimal 45 menit di setiap laga.
Keputusan meminjam Hoga juga tak lepas minimnya mendapatkan kesempatan bermain di Macan Putih dengan mengantongi satu kali pertandingan dengan 45 menit bermain saat Persik kalah 1-3 dari Dewa United dari 17 pertandingan yang ada.
Selebihnya Hugo Samir hanya berada di bangku cadangan dalam 11 pertandingan lain dan bahkan tidak masuk daftar susunan pemain, ini jauh dari sebelumnya Hogo masih mencatatkan 20 penampilan dengan total bermain 651 menit.
Sementara Yusuf Meilana disebut-sebut akan bergabung bersama Bali United pada putaran kedua Super League 2025/2026 mendatang, meski tidaik ada konfirmasi pasti dari kedua klub.
Jika informasi itu benar kepindahan menjadi kesempatan penting Yusuf untuk kembali tampil di reguler dan meningkatkan level permainannya di kompetisi tim papan atas Super League.
Bek kiri paling berjasa di masa kebangkitan Macan Putih ini bakal dipinjamkan ke klub BRI Super League, hingga saat ini manajemen Persik Kediri tak menyebutkan kemana Yusuf Meilana akan berlabuh pada putaran kedua nanti.
“Yusuf Meilana bukan hanya seorang pemain. Tetapi juga simbol kerja keras, komitmen, dan loyalitas terhadap klub ini. Selain jadi teladan pemain muda, ia juga selalu memberikan kontribusi penting saat mendapatkan kesempatan di lapangan,” tutur Manajer Tim Persik Kediri, M Syahid Nur Ichsan.
Selama sembilan tahun terakhir, pemain asli Kediri ini adalah salah satu figur yang berjasa mengantarkan Persik Kediri meraih gelar juara Liga 3 2018 dan Liga 2 2019 sekaligus promosi ke kasta tertinggi musim 2020 lalu.
Selama berkostum Persik Kediri, Yusuf Meilana mencatatkan kurang lebih 125 pertandingan di berbagai ajang.
Menurut Syahid, peminjaman Yusuf Meilana telah melalui pertimbangan matang. Syahid optimistis, usai kembali dari peminjaman nanti, Yusuf semakin berkembang.
“Ia perlu tantangan baru dan kesempatan bermain yang lebih konsisten agar dapat terus berkembang sebagai pemain dan sebagai individu. Kami yakin pengalaman yang ia dapatkan selama masa peminjaman akan membuatnya kembali dengan mentalitas dan kualitas yang lebih kuat,” ujarnya. **
