Surdianto berharap, kegiatan ini bukan sekadar bagian dari seremonial Waisak, tetapi juga menjadi momen penguatan spiritual dan refleksi mendalam terhadap ajaran Sang Buddha.
“Peringatan Waisak bukan hanya perayaan, tapi ajakan untuk lebih menghayati dan mengamalkan nilai-nilai Dharma dalam kehidupan sehari-hari.”
Selain di Lombok Utara, pengambilan Tirta Paritta di NTB juga dilakukan di wilayah Lombok Barat, yang memiliki lokasi sakral serupa.***


