Berita UtamaLifestyle

Ricky Siahaan: Jejak Panjang Sang Gitaris dan Penggerak Musik Keras Indonesia

×

Ricky Siahaan: Jejak Panjang Sang Gitaris dan Penggerak Musik Keras Indonesia

Sebarkan artikel ini
FotoJet 36
Ricky Siahaan, Seringai

KITAINDONESIASATU.COM – Di balik semaraknya skena musik independen Indonesia, nama Ricky Siahaan menjadi salah satu sosok sentral yang tak bisa diabaikan.

Lahir di Tanjung Pandan, Belitung, pada 5 Mei 1976 dengan nama lengkap Ricardo Bisuk Juara Siahaan, Ricky dikenal luas sebagai gitaris Seringai yang tidak hanya piawai memainkan gitar, tapi juga produktif di balik layar sebagai komposer dan produser.

Perjalanan musik Ricky bermula dari band hardcore Buried Alive, berlanjut dengan Stepforward pada 1999. Ia mulai menunjukkan kedewasaan dalam manajemen dan profesionalisme bermusik.
Di sinilah benih kolaborasinya dengan Arian13 (eks Puppen) tumbuh, dan keduanya kemudian mendirikan Seringai pada 2002.

Bersama band ini, Ricky merilis sederet album ikonik seperti High Octane Rock, Serigala Militia, Taring, hingga Seperti Api. Pencapaian puncaknya adalah ketika Seringai dipercaya menjadi band pembuka konser Metallica di Stadion GBK pada 2013, mimpi masa kecil Ricky yang akhirnya terwujud.

Tak hanya di Seringai, Ricky juga turut membentuk Deadsquad bersama Stevie Item pada 2006, meskipun ia mundur karena kesibukan.

Selain musik, Ricky aktif di dunia film sebagai manajer Iko Uwais, aktor laga internasional, dan punya andil besar membawa Iko ke kancah global.

Ricky juga berkecimpung di dunia media. Ia pernah menjadi produser radio di MTV On Sky (kini Trax FM) dan menjabat managing editor Rolling Stone Indonesia sebelum akhirnya menjadi CEO Whiteboard Journal pada 2023.

Kepergiannya pada 19 April 2025, usai konser di Tokyo dalam tur Wolves of East Asia Tour 2025, mengejutkan dunia musik.

Diduga karena serangan jantung, Ricky meninggal setelah tampil di Gekikofest, Jepang.

Tur tersebut mencakup lima titik di Taiwan dan Jepang, termasuk pertemuan hangat dengan komunitas musik lokal.

Indonesia kini kehilangan salah satu figur paling berpengaruh dalam musik keras.
Lebih dari sekadar gitaris, Ricky adalah simbol dedikasi, semangat berkarya, dan integritas tanpa kompromi. Warisannya akan terus hidup dan menginspirasi generasi musisi mendatang.-***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *