Berita Utama

RI-AS Sepakati Perjanjian Dagang: Impor Beras Khusus dan Bibit Ayam Dimulai

×

RI-AS Sepakati Perjanjian Dagang: Impor Beras Khusus dan Bibit Ayam Dimulai

Sebarkan artikel ini
FotoJet 8 16
Stok beras Indonesia. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat resmi menandatangani perjanjian perdagangan resiprokal (Agreement on Reciprocal Trade) dalam pertemuan tingkat tinggi di Washington DC, Februari 2026. Kesepakatan ini mencakup pembukaan akses pasar bagi komoditas pangan, di mana Indonesia berkomitmen mengimpor 1.000 ton beras dan 580.000 ekor ayam dari Negeri Paman Sam.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto menjelaskan bahwa impor beras sebanyak 1.000 ton tersebut merupakan jenis klasifikasi khusus, bukan beras medium. Volume ini dinilai sangat kecil, hanya sekitar 0,00003% dari total produksi nasional, sehingga dipastikan tidak akan mengganggu stabilitas harga di tingkat petani lokal.

Sementara itu, impor 580.000 ekor ayam difokuskan pada Grand Parent Stock (GPS) atau bibit induk utama. Langkah ini strategis untuk memperkuat industri peternakan dalam negeri yang masih bergantung pada genetik unggul dari luar negeri guna menjamin pasokan daging ayam nasional.

Sebagai timbal balik, kesepakatan ini memberikan keuntungan besar bagi Indonesia berupa fasilitas tarif nol persen untuk ekspor produk unggulan ke pasar AS.

Perjanjian ini diharapkan dapat mempererat hubungan ekonomi kedua negara sekaligus menjaga ketahanan pangan melalui kolaborasi teknologi dan ketersediaan bahan baku industri.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *