Ia menilai pengeluaran untuk kebutuhan operasional perlu dipertimbangkan secara hati-hati agar tidak mengganggu tujuan utama program.
Meski demikian, Purbaya mengaku belum mengetahui secara rinci perkembangan terbaru mengenai pengadaan motor listrik tersebut.
Ia menyebut akan menelusuri kembali informasi yang beredar untuk memastikan kondisi sebenarnya.
Motor listrik itu diketahui berkaitan dengan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertugas mendukung pelaksanaan program MBG di lapangan.
Kendaraan tersebut direncanakan membantu mobilitas kepala SPPG dalam melakukan pemantauan serta koordinasi di berbagai daerah.
