Berita Utama

Reshuffle Kabinet, Jumhur Hidayat Jabat Menteri LH dan Dudung Abdurachman Jadi KSP

×

Reshuffle Kabinet, Jumhur Hidayat Jabat Menteri LH dan Dudung Abdurachman Jadi KSP

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2026 04 27 at 16.17.42
Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet Senin 27 April 2026 sore. (Sekretariat Presiden)

KITAINDONESIASATU.COM – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik sejumlah pejabat baru di Istana Negara pada Senin sore (27/4/2026). Dalam perombakan ini, Dudung Abdurachman sah menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan, sementara M. Qodari bergeser tugas menjadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.

Selain itu, aktivis buruh Mohammad Jumhur Hidayat dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup dan Hanif Faisol Nurofiq sebagai Wamenko Pangan. Pelantikan yang dihadiri Wapres Gibran Rakabuming ini juga menetapkan Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Komunikasi.

Langkah strategis ini diambil guna memperkuat koordinasi kabinet dalam menghadapi dinamika geopolitik dan tantangan ketahanan pangan nasional.

Daftar Pejabat yang Dilantik Presiden Prabowo (27 April 2026):

  1. Mohammad Jumhur Hidayat – Dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.
  2. Hanif Faisol Nurofiq – Dilantik sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.
  3. Dudung Abdurachman – Dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP), menggantikan pejabat sebelumnya.
  4. Muhammad Qodari – Dilantik sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI), bergeser dari jabatan sebelumnya sebagai KSP.
  5. Hasan Nasbi – Dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Komunikasi.
  6. Abdul Kadir Karding – Dilantik sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin).

Acara pelantikan ini dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pimpinan lembaga tinggi negara seperti Ketua MPR Ahmad Muzani, serta jajaran Menteri Koordinator dan Menteri Kabinet Merah Putih lainnya.

Pelantikan diawali dengan pengambilan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Perubahan ini menandai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat koordinasi di bidang lingkungan, pangan, serta komunikasi publik.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *