KITAINDONESIASATU.COM – Jajaran rektorat bersama mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah, resmi menyatakan sikap menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih masuk ke lingkungan kampus mereka.
Kesepakatan bersama ini lahir menyusul aksi unjuk rasa puluhan mahasiswa yang menggeruduk gedung rektorat pada Senin (22/6/2026) sore.
Aksi protes tersebut dipicu oleh kekecewaan mahasiswa atas keikutsertaan salah satu delegasi mahasiswa Unsoed dalam kunjungan kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang dinilai bermuatan politis. Mahasiswa mendesak pihak kampus untuk tetap menjaga independensi akademis dari kepentingan politik praktis.
Merespons tuntutan tersebut, Rektor Unsoed Prof. Akhmad Sodiq menegaskan bahwa perguruan tinggi harus tetap tegak berdiri di koridor Tri Dharma Perguruan Tinggi dan tidak boleh melampaui batasan itu. Pihak rektorat memastikan tidak akan ada penerapan program MBG maupun intervensi Koperasi Merah Putih di dalam kampus.
Kendati demikian, rektorat mengklarifikasi bahwa keterlibatan mahasiswa sebelumnya murni sebagai ruang penyampaian aspirasi dan kritik konstruktif berbasis kondisi riil di lapangan.(*)
