Di Sydney, sekitar 20 aktivis Solidaritas Demokratik Iran menggelar protes kilat di depan Konsulat AS, 6 Maret. Mereka teriakkan “Stop perang AS-Israel terhadap Iran”.
Demonstrasi kota besar Amerika juga terjadi di Berlin, Beirut, Baghdad, hingga Manchester. Ekspatriat Iran dan kelompok anti-perang desak pemerintah masing-masing cabut dukungan operasi militer.
Menariknya, jajak pendapat Reuters Ipsos serangan Iran ungkap 42% Republikan bakal mundur dukung operasi jika ada tentara AS tewas.
Dengan polling dukungan publik Iran yang terus merosot, tekanan politik pada Gedung Putih makin meningkat. Akankah Washington dengarkan suara rakyat?***
