KITAINDONESIASATU.COM – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengumumkan akan menggelar Pemilu Raya untuk memilih ketua umum yang baru. Langkah ini dipandang sebagai upaya membangun tradisi politik baru di Indonesia dengan melibatkan seluruh anggota partai dalam memilih pemimpin dengan cara e-voting.
Wakil Ketua Umum PSI, Andy Budiman, menyatakan bahwa mekanisme “satu anggota satu suara” ini bertujuan untuk mendemokratisasi internal partai dan melibatkan generasi muda dalam proses politik. Pendaftaran bakal calon ketua umum dibuka mulai hari ini, 13 Mei, hingga 31 Mei 2025 di kantor DPP PSI.
Syarat bagi calon ketua umum adalah memiliki kartu anggota PSI, serta mendapatkan dukungan minimal dari lima Dewan Pengurus Wilayah (DPW) dan 20 Dewan Pengurus Daerah (DPD). PSI menargetkan pengumuman hasil Pemilu Raya akan dilakukan pada Kongres PSI yang dijadwalkan pada 19 Juli 2025 di Solo, Jawa Tengah.
Nama-nama seperti Ketua Umum PSI saat ini, Kaesang Pangarep, Giring Ganesha hingga Presiden ke-7 RI Joko Widodo berpotensi menjadi kandidat dalam Pemilu Raya ini.
PSI berharap mekanisme ini dapat menjadi contoh bagi partai politik lain dalam membuka diri dan melibatkan anggota secara langsung dalam menentukan arah partai.(*)
