Berita Utama

Profil Friderica Widyasari Dewi: Dari Artis ke Puncak Regulasi Keuangan

×

Profil Friderica Widyasari Dewi: Dari Artis ke Puncak Regulasi Keuangan

Sebarkan artikel ini
kiki 4
Friderica Widyasari Dewi, terpilih sebagai Ketua OJK baru. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Komisi XI baru saja memilih Friderica Widyasari Dewi, atau yang akrab disapa Kiki sebagai Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang baru. Dengan terpilihnya Kiki sebagai bos OJK tersebut, kali pertama lembaga negara ini dipimpin seorang perempuan.

Kiki merupakan figur langka yang berhasil memadukan kecerdasan intelektual, kemampuan manajerial, dan komunikasi publik yang mumpuni. Lahir di Cevia, 28 November 1975, perjalanan kariernya adalah bukti nyata bahwa dedikasi dan pendidikan adalah kunci mencapai puncak kepemimpinan nasional.

Pendidikan menjadi fondasi kuat bagi Kiki. Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), kemudian melanjutkan studi Master of Business Administration (MBA) di California State University, Fresno, Amerika Serikat. Tak berhenti di situ, ia menuntaskan gelar Doktoral (Ph.D) di bidang Ekonomi dan Bisnis dari Universitas Gadjah Mada dengan predikat memuaskan.

Baca Juga  Estafet Kepemimpinan: Komisi XI DPR Tunjuk Friderica Widyasari Dewi Jadi Bos Baru OJK

Menariknya, sebelum dikenal sebagai srikandi pasar modal, publik mengenalnya sebagai artis sinetron dan film melalui dunia seni peran dan kontes kecantikan (Putri Indonesia). Namun, ia memilih meninggalkan gemerlap dunia hiburan untuk menekuni sektor keuangan secara profesional.

Sehari-hari Friderica Widyasari Dewi merupakan istri dari perwira tinggi Polri yakni Komjen (Purn) Eddy Hartono yang menjabat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Eddy Hartono dilantik sebagai Kepala BNPT pada 25 Agustus 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto.

Jejak karir Kiki di sektor keuangan di antaranya yakni:

Baca Juga  Sosok Dinda Rembulan, Anak Wartawan yang Melenggang ke Senayan
  1. Bursa Efek Indonesia (BEI): Kiki meniti karier dari bawah hingga menjabat sebagai Direktur Pengembangan BEI (2012-2015). Ia dikenal sebagai inisiator kampanye “Yuk Nabung Saham”, sebuah gerakan revolusioner yang berhasil mengubah paradigma masyarakat Indonesia tentang investasi pasar modal.
  2. KSEI: Ia kemudian dipercaya menjadi Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) periode 2016-2019, di mana ia memperkuat infrastruktur penyelesaian transaksi efek.
  3. BRI Danareksa Sekuritas: Sebelum masuk ke OJK, ia sempat memimpin BRI Danareksa Sekuritas sebagai Direktur Utama (2019-2022).
  4. Anggota Dewan Komisioner OJK (2022-2027): Ia menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen. Di posisi ini, ia menjadi garda terdepan dalam memberantas pinjol ilegal dan meningkatkan literasi keuangan warga.
Baca Juga  Komisi XI DPR Uji Kelayakan KAP untuk Audit Digital Laporan Keuangan BPK 2024

Visi Sebagai Ketua OJK

Kini, sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK pilihan Komisi XI DPR RI, Friderica membawa visi besar untuk menjadikan OJK sebagai lembaga yang tidak hanya tegas dalam pengawasan (prudensial), tetapi juga empatik terhadap perlindungan konsumen.

Di bawah kepemimpinannya di tahun 2026, tantangan digitalisasi keuangan dan stabilitas ekonomi global akan menjadi ujian utama bagi “sang arsitek” literasi keuangan Indonesia ini. Selamat tugas Bu Kiki. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *