KITAINDONESIASATU.COM – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, ikut merasakan panasnya rivalitas Persija Jakarta kontra Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Sabtu (12/9/2026).
Menariknya, sebelum laga berlangsung, Pramono ternyata sudah memprediksi Persija bakal menang dengan skor 2-1. Prediksi tersebut akhirnya terbukti tepat setelah Macan Kemayoran menutup pertandingan dengan kemenangan 2-1 atas Persib.
“Oh pasti teganglah. Hahaha. Dari awal saya tebak 2-1 ya,” ujar Pramono di kawasan GBK, Sabtu (12/9/2026).
Menurut Pramono, pertandingan yang mempertemukan dua rival besar tersebut berlangsung dengan baik dan tertib. Ia menilai laga ini menjadi bukti bahwa rivalitas Persija dan Persib seharusnya cukup terjadi di dalam lapangan.
“Pertandingan hari ini adalah pertandingan setelah 7 tahun dan terlihat sekali bahwa Persija melawan Persib Bandung pertandingannya berjalan dengan baik,” kata Pramono.
Ia berharap pertandingan tersebut menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa persaingan antarklub tidak harus berujung pada permusuhan di luar lapangan.
“Mudah-mudahan ini memberikan gambaran bahwa sebenarnya, persaingan atau rivalitas itu hanya di lapangan dan setelah itu tentunya kita harus bersama-sama,” lanjutnya.
Pramono juga memberikan apresiasi kepada The Jakmania yang dinilainya mampu menjaga ketertiban selama pertandingan. Ia berharap para suporter tetap tertib hingga kembali ke rumah masing-masing.
Tak hanya itu, Pramono mengungkapkan bahwa Persija tidak akan mengirimkan suporter saat harus bertanding di Bandung sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan kenyamanan bersama.
“Saya ingin memberikan apresiasi kepada Jakmania yang mudah-mudahan nanti pulangnya juga tertib dan yang paling penting adalah nanti kalau bertanding di Bandung, kita juga harus berlaku yang sama bahwa Jakarta tidak mengirimkan penonton,” ujarnya.
Menurut Pramono, langkah tersebut penting agar pertandingan tandang tetap berlangsung aman seperti laga di GBK.
Ia juga menilai jalannya pertandingan berlangsung cukup berimbang, termasuk dalam penguasaan bola.
Pramono pun mengaku puas karena prediksi skor yang disampaikannya sebelum pertandingan ternyata tepat.
“Dari awal saya tebak 2-1, alhamdulillah pas,” katanya.
Kemenangan tersebut sekaligus membuat Pramono berharap Persija bisa memberikan prestasi yang lebih besar pada tahun depan.
Ia bahkan berharap Persija mampu memberikan “kado” istimewa untuk Jakarta yang akan memasuki usia 500 tahun.
“Yang paling penting adalah, terutama bagi Persija Jakarta karena tahun depan Jakarta kan 500 tahun. Mudah-mudahan nanti akan beri kado yang istimewa bagi 500 tahun Jakarta,” imbuh Pramono. (*)




