KITAINDONESIASATU.COM – Laga pekan ke-18 Super League Persebaya diprediksi akan menggunakan formasi 4-3-3 dengan trio Milos Raickovic, francisco Rivera dan Pedro santor sebagai pengendali tempo dan transisi permainan.
Persebaya akan memulai laga putaran kedua melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung Minggu (25/1/2026) sore dengan kiper utama Ernando Eri yang berpengalaman dan ketenangan.
Dalam laga ini Persebaya akan memanfaatkan perpaduan pemain lama dan baru seperti pada lini belakang bakal diisi Arief Catur, Leo Lelis, Gustavo Fernandes dan Jefferson da Silva mereka akan memberi keseimbangan bertahan dan menyerang.
Sementara Bruno Paraiba, Bruno Moreira dan Paulo Gali Greitas menjadi trio andalan yang akan mengembangkan kreatifitas serangan dalam mencetak gol ke gawang lawan.
Dari kualitas individu yang dimiliki masing-masing pemain Persebaya memiliki peluang mencuri poin di kandang lawan, diprediksi Persebaya bakal mengarah kemenangan tipis Green Force 2-1 atau 0-1.
Kedatangan Bajol Ijo di Stadion Sultan Agung membawa misi membalas kekalahan pada putaran pertama yang berakhir dengan skor 0-1.
Bermain di kandang sendiri PSIM dipastikan akan tampil dengan optimis serta mendapat dukungan besar dari suporternya, sayangnya laga penting ini tidak didukung pemain adalan yang menjaga pilar belakang.
Situasi ini membuat PSIM Yogyakarta kurang ideal Francos Ramos Mingo dipastikan absen tidak bisa bermain lantara hukuman kartu merah, absennya pria ini membuat kehilangan sosok kunci penjaga benteng pertahanan.
Posisi darurat dipersiapkan untuk menggantikan Francos dengan menunjunjuk Yusuku Yamadera, bek asal Jepang ini akan duet dengan Rendra Teddy untuk menjaga stabilitas lini belakang.
Sementara Persebaya datang dengan formasi baru yang merupakan formasi hasil evaluasi dan penggabungan pemai lama dan baru hasil evaluasi bursa trasfer pekan ini.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengatakan dalam beberapa pekan terakhir ia telah menyiapkan berbagai opsi untuk mendapatkan performa terbaik di lapangan.
Karena itu, fokus penuh yang didalami adalah terikait kesolitan tim untuk mendulang poin di kandang Laskar Mataram.
Meski dihadapkan pada lawan yang solid, Coach Tavares menilai anak asuhnya menunjukkan perkembangan positif selama masa persiapan.
“Kami bekerja keras meningkatkan kebugaran dan pemahaman pemain terhadap cara bermain yang kami inginkan. Saya melihat respons yang baik dari tim,” kata dia dalam sesi konferensi pers.
Pelatih asal Portugal itu juga mengingatkan tim tuan rumah merupakan tim yang memiliki intensitas tinggi dan kuat dalam duel, sehingga Persebaya harus tampil lebih disiplin di semua momen pertandingan.
“Kami harus lebih fokus, terutama dalam transisi, organisasi bertahan, dan situasi bola mati. Jika ingin meraih hasil positif, kami harus bekerja lebih keras dari mereka,” tegasnya.
Seperti diketahui, Sejak tahun 2017 di Liga tertinggi Indonesia, kedua tim telah bertemu tiga kali, Bajol Ijo meraih satu kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan.
Sementara itu, penjaga gawang Persebaya Ernando Ari mengatakan kesiapan tim menghadapi laga penting ini. Menurutnya, seluruh pemain memahami karakter permainan PSIM dan siap menjalankan instruksi pelatih di lapangan.
“Kami sudah mempelajari kekuatan lawan dan mempersiapkan diri sebaik mungkin. Semua pemain punya motivasi besar untuk membawa pulang poin dari Bantul,” tandasnya.
Hasil pertandingan dan jadwal Super League 2026:
23 Januari 2026
Persis Solo 0 – 1 Borneo FC
Persija Jakarta 2 – 0 Madura United
24 Januari 2026
Malut United 4 – 0 Persik Kediri
Bali United 3 – 3 Semen Padang
Persita Tangerang 1 – 1 Bhayangkara FC
Persijap Jepara 2 – 0 PSM Makassar
25 Januari 2026
PSIM Yogyakarta vs Persebaya Surabaya
Stadion Sultan Agung Bantul Yogyakarta – pukul 15:30 WIB
Persib Bandung vs PSBS Biak
Stadion Gelora Bandung Lautan Api Bandung – pukul 19:00 WIB
26 Januari 2026
Dewa United vs Arema FC
Stadion Banten International Stadium – pukul 19:00 WIB. **

