KITAINDONESIASATU.COM – Presiden Prabowo Subianto bicara panjang lebar tanpa teks di acara puncak HUT ke-37 Partai Gerindra di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/2/2025) siang. Acara ini dihadiri Presiden ke-7 Jokowi, mantan Wapres Try Sutrisno dan Jusuf Kalla, Ketum Parpol Kabinet Merah Putih dan tokoh nasional lainnya.
Ketum Partai Gerindra itu menyinggung pencalonannya sebagai calon presiden 2029 yang diusulkan oleh partainya sendiri. Dia mengatakan, akan ada pengamat yang menilai keputusan Partai Gerindra itu sebagai langkah ambisius seorang Prabowo.
“Nanti ada itu pengamat-pengamat ‘Prabowo ambisi’,” ujarnya yang disambut tertawa dari ribuan pengunjung yang hadir.
Prabowo mengaku aneh karena baru 100 hari bekerja, sudah dicalonkan kembali menjadi seorang calon presiden. “Memang aneh, baru 100 hari bekerja, sudah dipaksa mau dicalonkan 2029,” tandasnya.
Prabowo menyebut itu merupakan keinginan dari para kader Partai Gerindra.
Pada kesempatan itu juga Prabowo menyinggung soal Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar Partai Gerindra untuk menetapkan dirinya sebagai Ketua Umum kembali, untuk periode 2025 – 2030.
“Mereka alasannya penghematan. Kalau sekarang Rapimnas, sekarang lagi Kongres, biayanya dobel. Jadi asas penghematan akhirnya dijadikan satu,” kata Prabowo yang kembali mendapat tepuk tangan dari hadirin.
Usai pidato, Prabowo menyerahkan kenang-kenangan kepada Presiden ke-7 Jokowi berupa keras sebagai tanda persahabatan. Jokowi yang diberi kesempatan membacakan sambutan menyebut dukungan rakyat dan parlemen kepada Presiden Prabowo sangat besar.
“Ini merupakan dukungan yang paling besar di antara semua Presiden yang menjabat,” kata Jokowi yang langsung mendapat penghormatan dari hadirin. (***)



