KITAINDONESIASATU.COM – Persaingan Grup A Piala AFF 2026 semakin ketat setelah Singapura dilaga ketiga menahan imbang Vietnam 0-0 di Stadion Nasional My Dink Hanoi, Jumat (1/8/2026) waktu setempat.
Sementara Indonesia sebelumnya meraih dua kemenangan dari dua laga yang dijalani terakhir melawan Timor Leste dengan skor 3-0 di Stadion Chonburi, Thailand pada hari yang sama.
Tiga kemenangan atas Timor Leste berkat gol yang dihasilkan dari pemain Shayne Pattynama, Thomas Haye dan penyerang muda Indonesia Mitchell Baker.
Kemenangan laga kedua ini membuat Indonesia menempati peringkat kedua klasemen Grup A Piala AFF 2026 dengan mengemas 6 poin dari dua pertandingan yang dijalani.
Indonesia menduduki peringkat kedua Grup A Piala AFF 2026 dengan mengemas dua kemenangan dengan menciptakan 8 gol dan kebobolan satu gol, melawan Kamboja 5-1 dan Timor Leste 3-0.
Sementara pemuncak klasemen Grup A ditempati Singapura yang telah menjalani 3 kali pertandingan, laga terakhir bermain imbang 0-0 melawan Vietnam.
Hasil imbang melawan Vietnam membuat singapura berada di pemuncak klasemen dengan mengemas 7 poin dari tiga laga yang dijalani dua kali menang dan sekali bermain imbang dengan 4 gol yang diciptakan.
Sementara peringkat ketiga Vietnam dengan mengoleksi empat poin dari dua laga yang dijalani sekali menang dengan mencetak 7 gol melawan Kamboja, dan sekali bermain imbang melawan singapura tanpa berbuah gol.
Indonesia akan menjalani laga ketiga menghadapi Vietnam pada Senin, 3 Agustus 2026 di Stadion Pakansari Bogo, Jawa Barat pukul 20:30 WIB menjadi laga berat yang dihadapi skuad Garuda di Piala AFF 2026.
Vietnam merupakan juara bertahan dan sama-sama akan menjalani laga ketiga, hasil dari laga krusial ini bakal menentukan peluang skuad Garuda untuk lolos ke semifinal Piala AFF 2026.
Jika Timnas Indonesia berhasil memenangi laga ini peluang Garuda semakin lebar, namun jika gagal mengalahkan Vietnam peluang Indonesia akan meredup dan akan bersaing ketat dengan Singapura.
Tim Vietnam merupakan tim juat, dalam 5 laga terakhir meraih 4 kemenangan dan sekali kalan dengan berhasil mencetak 17 gol dan kebobolan 4 gol.
Timnas Indonesia bertemu Vietnam sebanyak 48 kali diberbagai ajang sepanjang sejarah sepakbola, Indonesia unggul dengan 21 kemenangan dan Vietnam 15 kali menang dan 12 kali bermain imbang.
Pertemuan pertama 5 September 1957 di turnamen Merdeka Kuala Lumpur, Indonesia unggul dengan skor 3-1 atas Vietnam Selatan saat itu, namun pada pertemuan terakhir 15 Desember 2024 Indonesia gagal di fase grup Piala AFF 2024 dengan kekalahan 0-1 atas Vietnam.
Sementara diajang Piala AFF sejak 1996 Indonesia menjalani 11 kali pertemuan melawan Vietnam, Indonesia menang tiga kali dan Vietnam membukukan kemenangan sekali, sisanya bermain imbang.
Di laga pertama Piala AFF 1996 pada 11 September 1996 keduanya bermain imbang 1-1 di Stadion Jurong Singapura, namun di Piala AFF 2024, 15 September 2024 Indonesia kalah 0-1 di Stadion viet Tri Vietnam.
Secara keseluruhan berdasar data statistik Indonesia lebih unggul dari Vietnam, artinya peluang Indonesia besar untuk menang di laga 3 Agustus 2026 ini, cukup terbuka.
Kesiapan mental, fisik, strategi dan taktis dari pelatih Timnas Indonesia Hohn Herdman bakal menjadi penentu kualitas permainan skuad Garuda saat menghadapi tim seperti Vietnam ini.
Saat bermain melawan Singapura dengan hasil 0-0, mengecewakan bagi Vietnam akibat ketidakmampuan para penyerang tim nasional Vietnam.
Setelah kemenangan 7-0 mereka di pertandingan pembuka Piala ASEAN , para pemain tampak memasuki pertandingan dengan mentalitas yang agak tidak sabar.
Keinginan mereka untuk segera menentukan hasil pertandingan mengakibatkan kurangnya ketelitian yang diperlukan dalam sentuhan akhir yang menjadi mereka dan kurangnya keberuntungan.
Kekecewaan tersebut terfokus pada Nguyen Dinh Bac, yang bermain dengan penuh usaha tetapi sangat tidak beruntung, Striker Hanoi Police ini memimpin dalam jumlah tembakan ke gawang dengan 5 percobaan di babak pertama, tetapi tidak satu pun yang menghasilkan gol.
Puncaknya terjadi pada menit ke-41, ketika pelatih Kim Sang-sik membuat keputusan mengejutkan dengan mengganti Dinh Bac dengan Nguyen Tai Loc.
Pelatih berusia 49 tahun itu mengakui bahwa para pemain bermain terlalu terburu-buru setelah kemenangan mudah sebelumnya, yang menyebabkan hilangnya ketenangan yang dibutuhkan di area penalti.
Kini Vietnam akan menghadapi Timnas Indonesia yang menjadi lawan beratnya menjadi laga penentu untuk bisa lolos kebabak berikutnya, begitu juga bagi Skuad Garuda akan menjadi laga krusial yang harus dimenangkan. **





