KITAINDONESIASATU.COM – Pasca bermain imbang melawan pemuncak klasemen 2-2, Persebaya kembali bersiap menghadapi peringkat ketiga klasemen Super League yakni Borneo FC di Stadion Segiri Samarinda Sabtu (7/3/2026) malam.
Menghadapi Borneo FC yang berada diperingkat ketiga dengan 50 poin, Persebaya sedang memfokuskan diri untuk menghadapi tantangan berat itu.
Persebaya sendiri yang kini berada di 5 besar klasemen dengan mengoleksi 39 poin masih cukup jauh untuk mengejar ketertinggalan dari pemuncak hingga 3 besar klasemen Super League 2025/2026.
Pertemuan dua tim diprediksi akan berlangsung ketat mengingat keduanya sama-sama berjuang menjaga posisi papan atas di sisi lain Persebaya berambisi untuk mengejar ketertinggalan dari 4 tim lainnya.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares telah mengevaluasi dan memastikan pemain belajar dari pertandingan sebelumnya terutama saat menghadapi Persib Bandung.
Pertama melakukan analisa permainan dan memperbaiki hal-hal yang belum berjalan dengan baik terutama terkait peluang yang diciptakan dan juga peluang yang di dapatkan khususnya saat melawan Persib.
Sementara di sisi lain pemain juga harus tetap menjaga hal-hal positif yang sudah ditampilkan di sejumlah pertandingan tersebut.
Analisa menjadi fondasi tim pelatih dalam merancang strategi menghadapi Samarinda FC, Tavares akan meracik komposisi pemain paling tepat agar Persebaya mampu membawa pulang poin dari markas Pesut Etam.
Khususnya menganalisa celah, kekuatan lawan yang bisa diekplorasi dan menentukan siapa pemain yang akan ditampilkan yang tepat sesuai karakteristik dan strategi yang ingin dicapai klub yang akan diterapkan saat bertanding.
Saat menghadapi Persib, Bajol Ijo sempat kesulitan menutup ruang di area second line, hingga menimbulkan peluang lawan melepas tendangan jarak jauh yang berbahaya.
Hal ini menjadi perhatian khusus bagi Tavares sebelum menghadapi Borneo yang juga memiliki pemapin dengan kemampuan tembak jarak jauh yang berbahaya.
Persebaya tidak akan memberikan terlalu banyak ruang untuk melakukan eksekusi seperti yang terjadi pada laga melawan Persib kemarin.
Bermain di Senggigi menghadirkan tantangan tersendiri, sepanjang musim ini Borneo FC tampil di kandang sangat kuat dari 10 laga kandang mereka baru sekakali kalah.
Fakta ini membuat Tavares mengingatkan kepada para punggawa untuk tampil dengan kewaspadaan penuh, apalagi lawan ini berada di papan atas klasemen, kita semua tahun Borneo FC bukan tim yang mudah dikalahkan, mereka juga terus berjuang menjadi tim terbaik. **


