KITAINDONESIASATU.COM – Laga menegangkan terjadi di Super League antara Persebaya vs Borneo FC di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (20/12/2025) malam yang berakhir seri 2-2.
Laga Persebaya melawan Borneo FC menjadi laga yang menegangkan bagi tuan rumah yang semula bermain imbang 1-1, berbuah petaka setelah Leo Lelis gagal penyelamatan gawang berbuah gol bunuh diri.
Peristiwa memilukan itu terjadi di menit ke-71 setelah gawang Ernando Ero mendapat serangan ringan dari Borneo FC kaki kiri Leo yang meloncat untuk melakukan penyelamatan justru bola melaju kencang ke arah mistar.
Usai gol bunuh diri tampak Leo tengkurap di area garis penalti tertelungup sambil menutup mukanya menandai penyesalan setalah terjadinya gol bunuh diri.
Selang 17 menit kemudian keadaan menegangkan kembali berbuah kegembiraan setelah Malik Risaldi melakukan penyelamatan dengan mengubah kedudukan.
Kerja keras Green Force akhirnya berbuah hasil pada menit ke-89, Malik Risaldi sukses menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan bola rebound, bola langsung dihujamkan ke gawang Nadeo, skor berubah 2-2.
Sementara empat gol yang diciptakan dalam laga itu dihasilkan oleh Paulo Gali Freitas dimenit ke-25, Malik Risaldi menit ke-89 dan gol bunuh diri Leo Lelis menit ke-71 serta Juan Villa menit ke-23 dari Borneo FC.
Hasil pertandingan Persebaya kontra Borneo FC merupakan pertandingan ke-7 Persebaya dengan hasil seri di putaran pertama Super League selama tahun 2025, dan merupakan laga tak terkalahkan 5 kali berturut-turut.
Dengan mengoleksi 19 poin Persebaya harus puas dengan peringkat ke-6 di klasemen sementara terpaut jauh dengan lawannya ini yang menjadi pemuncak klasemen dengan mengoleksi 34 poin.
Dilaga pekan ke-15 ini Persebaya harus puas berbagi angka 2-2 melawan Borneo FC melalui perjuangan yang susah payang untuk menyamakan kedudukan menghadapi Juan Villa dkk.
Persebaya gagal mengamankan poin penuh di kandang sendiri setelah tidak diperkuat dua pemain andalannya Bruno Moriera dan Francisco Rivera, namun Green Force bermain menekan setelah babak kedua.
Sebelumnya persebaya terlebih dulu kebobolan hingga tertinggal 0-1 dari Borneo FC melalui tendangan Juan Villa dimenit ke-23, kemudian di menit ke-25 pemain Persebaya Paulo Gali Freitas berhasil menyamakan kedudukan hingga keadaan berubah 1-1.
Di babak kedua Persebaya langsung mengambil inisiatif serangan, sejumlah upaya dibangun dari kedua sisi sayap, namun hingga menit ke 60 belum ada ancaman serius yang benar-benar mengarah ke gawang Borneo FC.
Borneo FC justru menciptakan peluang berbahaya pada menit ke-62, Juan Villa melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti, beruntung Ernando Ari tampil sigap dan berhasil menepis bola.
Menit ke-67, Milos Raickovic melihat pergerakan Catur Pamungkas yang masuk ke dalam kotak penalti dan mengirimkan umpan terobosan matang. Sayang, penyelesaian akhir Catur masih belum maksimal.
Asisten pelatih Persebaya, Shin Sang-Gyu melakukan penyegaran pada menit ke-69 dengan memasukkan M Ichas, Randy May, dan Mihailo Perovic. Ketiganya menggantikan Gali Freitas, Toni Firmansyah, dan Diego Mauricio.
Namun satu menit berselang, Borneo FC kembali memimpin, gol kedua tim tamu tercipta melalui gol bunuh diri Leo Lelis yang salah mengantisipasi bola sehingga justru masuk ke gawang sendiri.
Merespons situasi tersebut, Coach Shin kembali melakukan perubahan dengan memasukkan Rizky Dwi menggantikan Sadida Nugraha guna menambah daya gedor.
Persebaya terus menekan, pada menit ke-79, peluang hadir melalui sundulan Randy May usai menyambut sepak pojok, meki unggul dalam duel udara, sayang bola hasil sundulannya masih melebar dari gawang Nadeo Argawinata.
Kerja keras Green Force akhirnya berbuah hasil pada menit ke-89, Malik Risaldi sukses menyamakan kedudukan merubah sekor 2-2 hingga pertandingan berakhir. **

