KITAINDONESIASATU.COM – Jika pemuncak klasemen tetap kokoh di tangan Persib Bandung, kini persaingan sengit perebutan klasemen justru terjadi di papan bawah klasemen.
Lima tim papan bawah bakal bersaing ketat, tiga di antara sudah berada di zona degradasi masing-masing Persis Solo berada di dasar klasemen dengan 17 poin, kemudian PSBS Biak mengantongi 18 poin kemudian Semen Padang dengan 20 poin.
Semen Padang yang baru saja mengalahkan PSBS Biak dengan 0-2 menempat posisi nyaris keluar dari zona degradasi terpaut gol dengan dua tim lainnya Persijap Jepara dan Madura United.
Pergerakan posisi tim di papan bawah dengan ancaman jeratan degradasi juga menghadirkan persaingan yang seru dan sengit.
Adapun lima tim papan bawah yang terjadi saat ini Madura United FC dengan 20 poin di peringkat ke-14, Persijap Jepara dengan 20 poin di posisi ke-15, Semen Padang dengan 20 poin berada di peringkat ke-16 disusul PSBS Biak 18 poin diperingkat ke-17 dan Persis Solo menjadi juru kunci peringkat ke-18 dengan mengantongi 17 poin.
Terjadi persaingan di papan tengah antara PSIM Yogyakarta diperingkat 8 dengan mengoleksi 37 poin akan bersaing dengan Bhayangkara FC yang memiliki 38 poin ditentukan pada laga hari ini, Selasa (10/3/2026) pukul 20:30 WIB.
Malam ini Bayangkara FC akan berjuang menghadapi Arema Malang di kandang sendiri Stadion Sumpah Pemuda Lampung, jika Bayangkara FC berhasil meraih poin penuh dari tamunya, menjauh dari persaingan PSIM Yogyakarta dan melewati Persebaya di peringkat ke 6 besar klasemen.
Sementara PSIM Yogyakarta masih harus berjuang melawan tamunya dari Jepara, Persijap di Stadion Sultan Agung Bantul, Rabu (11/3/2026) besuk malam.
PSIM Yogya berkeyakinan meraih poin penuh, jika skenario ini berhasil, PSIM akan melampaui perolehan poin Persebaya (39) Bajol Ijo bakal kembali terpuruk.
Selanjutnya Persis Solo yang kini berada di dasar klasemen dengan 17 poin akan berjuang meraih kemenangan dari Bali United di kandang Stadion Manahan Solo, 12 Maret 2026 malam.
Jika Persis Solo gagal merah kemenangan posisinya akan semakin terpuruk di papan bawah bersama PSBS Biak, yang baru saja dilibas Semen Padang 0-2 di kandang sendiri.
Persijap merupakan satu-satunya tim papan bawah yang masih memiliki harapan untuk naik peringkat di pekan ke-25 ini, namun dengan syarat cukup berat, harus mengalahkan PSIM Yogyakarta.
Jika Persijap mampu meraih 3 poin dari PSIM Yogyakarta, Laskar Kalinyamat akan selamat dari kejaran zona degradasi yang terus menyelimuti setiap laga pekan Super Leagur.
Dengan hanya menyisakan 10 laga saja dari total 34 pertandingan dalam semusim untuk tiap tim, pergerakan dalam papan klasemen masih bisa terjadi dengan segala kemungkinan yang terjadi.
Catatan perolehan poin PSM Makassar yang ada di peringkat ke-13 dengan nilai 24 juga tentunya belum sepenuhnya aman, jika terjadi pergeseran dari tim bawah naik ke peringkat di atasnya.
Dari kalkulasi poin yang ada saat ini, kemenangan yang didapat tiap tim di papan bawah akan memiliki peran besar untuk dapat mengerek posisi di papan klasemen.
Perbedaan poin yang tipis membuat para kontestan di papan bawah terus melipatgandakan motivasi dan semangatnya untuk bangkit.
Untuk saat ini, Persijap menjadi tim dengan grafik yang membaik sejak pekan ke-21, naik ke peringkat ke-16 di pekan 22, kemudian naik lagi ke posisi 15 di pekan 23 yang berarti lepas dari zona merah yang masih dipertahankan di pekan ke-24.
Di pekan ke-25 Persijap memiliki poin yang sama dengan Semen Padang hanya terpaut selisih gol, menjadi tantangan tersendiri untuk memenangi laga melawan PSIM Yogyakarta besuk malam. **

