Berita UtamaNews

Peringatan Dini BMKG: Luana Tak Lagi Dahsyat, Tapi Cuaca Ekstrem Masih Mengancam

×

Peringatan Dini BMKG: Luana Tak Lagi Dahsyat, Tapi Cuaca Ekstrem Masih Mengancam

Sebarkan artikel ini
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem
curah hujan yang meningkat sejak awal tahun 2026. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Dinamika atmosfer Indonesia sedang penuh aksi. Pelemahan Siklon Tropis Luana di selatan Nusantara, ditambah dengan sirkulasi siklonik di Samudra Pasifik, memicu perubahan pola cuaca ekstrem dan angin kencang di sejumlah wilayah.

Berikut prakiraan cuaca terbaru untuk kota-kota besar:

Pulau Sumatra

  • Cerah Berawan: Banda Aceh
  • Berawan/Berawan Tebal: Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Palembang, Pangkalpinang
  • Hujan Ringan: Medan, Padang, Bengkulu, Bandar Lampung

Pulau Jawa

  • Berawan Tebal: Yogyakarta
  • Hujan Ringan: Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya
  • Hujan Sedang: Serang

Pulau Bali & Nusa Tenggara

  • Hujan Ringan: Denpasar, Mataram, Kupang

Pulau Kalimantan

  • Berawan/Berawan Tebal: Pontianak, Samarinda
  • Hujan Ringan: Tanjung Selor, Palangkaraya, Banjarmasin

Pulau Sulawesi

  • Udara Kabur: Palu
  • Cerah Berawan: Manado
  • Berawan Tebal: Makassar, Kendari, Mamuju, Gorontalo

Wilayah Timur Indonesia

  • Berawan Tebal: Ternate, Sorong, Nabire
  • Hujan Ringan: Manokwari, Jayapura, Jayawijaya
  • Hujan Petir: Merauke

Analisis Dinamika Atmosfer
Meski Siklon Luana kini melemah ke kategori rendah dengan tekanan 995 hPa dan kecepatan angin 45 knot, sistem ini tetap menimbulkan angin kencang lebih dari 25 knot di Samudra Hindia selatan NTT.

Fenomena ini memicu konfluensi dan konvergensi angin, menyelimuti NTT, Laut Sawu, Laut Flores, Laut Timor, hingga perairan selatan NTT. Tak hanya itu, sirkulasi siklonik di Samudra Pasifik Timur Filipina juga menambah potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *