Berita Utama

Pengusaha Bakso di Jember Diduga Terlibat Penipuan Arisan Sembako, Warga Melapor

×

Pengusaha Bakso di Jember Diduga Terlibat Penipuan Arisan Sembako, Warga Melapor

Sebarkan artikel ini
Pengusaha Bakso di Jember Diduga Terlibat Penipuan (Instagram/jember24jam_)
Pengusaha bakso di Jember terlibat penipuan dan warga melapor. (Instagram/jember24jam_)

KITAINDONESIASATU.COM – Pengusaha bakso di Jember diduga terlibat penipuan arisan sembako, warga yang merasa jadi korban akhirnya lapor polisi.

Puluhan warga mendatangi Polres Jember untuk melaporkan dugaan penipuan yang dilakukan oleh seorang pengusaha bakso berinisial UL, warga Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk.

Kasus ini berkaitan dengan arisan sembako untuk persiapan Idul Fitri yang ternyata diduga merupakan modus penipuan.

Satreskrim Polres Jember, menyampaikan bahwa hingga kini sudah ada 40 orang yang melaporkan kasus ini dengan modus pengadaan sembako untuk Lebaran.

Baca Juga  Prabowo Unggah Foto Dirinya dengan Seluruh Presiden RI sebelum Pelantikan

Dilansir dari berbagai sumber, diketahui total kerugian akibat arisan bodong ini diperkirakan mencapai Rp 3 miliar.

Pihak kepolisian masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut dengan mencari barang bukti yang dapat memperkuat dugaan tersebut.

Saat ini, UL masih berstatus terlapor dan belum ditahan. Kasus ini pertama kali mencuat ke publik setelah sebuah unggahan di akun Instagram @jember24jam_.

Dalam video tersebut memperlihatkan puluhan orang yang datang ke Polres Jember untuk melaporkan dugaan penipuan tersebut.

Komentar Netizen tentang Pengusaha Bakso di Jember Diduga Terlibat Penipuan

Dalam unggahan tersebut, beberapa netizen turut memberikan komentar terkait kejadian serupa yang pernah terjadi sebelumnya.

Baca Juga  Penemuan Bayi Meninggal di Depan Toko Jember Bikin Geger Warga, Terbungkus Kardus

“Alhamdulillah aku nggak seneng model-model arisan seperti ini, termasuk arisan ikan,” tulis akun @shin**.

“Tiap mau Lebaran, kasus seperti ini banyak terjadi. Banyak orang kabur karena tabungan sembako dan lain-lain,” ujar netizen lainnya.

“Dulu di Sumberbaru ada kasus serupa dengan tersangka Firly, juga miliaran. Saksi sudah dipanggil, bukti transfer bulanan ke rekening pelaku juga sudah ada, tapi sudah 4 tahun tidak ada kabar,” ungkap netizen lain.

Hingga kini, kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap lebih lanjut kasus dugaan penipuan arisan sembako ini. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *