KITAINDONESIASATU.COM – Ketua DPRD Kalimantan Selatan H. Supian HK mengapresiasi kembalinya status internasional Bandara Syamsudin Noor. Menurutnya, langkah ini strategis untuk membuka konektivitas global Kalimantan Selatan sekaligus menarik minat investor asing.
Apresiasi tersebut disampaikan Supian HK seusai memimpin rapat di Ruang Komisi III DPRD Kalsel, Banjarmasin, Kamis (31/7/2025). Rapat dihadiri anggota Komisi III DPRD Kalsel, General Manager Bandara Syamsudin Noor, serta perwakilan Dinas Perhubungan Kalsel.
Pertemuan membahas persiapan menjelang penerbangan internasional perdana Banjarmasin–Kuala Lumpur (BDJ–KUL) yang dijadwalkan mulai 20 Oktober 2025. Supian HK menyebut penerbangan langsung ke Kuala Lumpur merupakan peluang emas untuk memperkuat perekonomian daerah.
“Dengan rute penerbangan internasional ini, diharapkan masyarakat makin mudah bepergian, dan investor tertarik datang ke Kalsel. Kami juga menyampaikan masukan agar Bandara Syamsudin Noor menambah fasilitas serta menjaga kebersihan area bandara,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, General Manager Bandara Syamsudin Noor, Khaerul Assidiqi, menjelaskan pihaknya telah menyiapkan tiga pilar utama, yaitu premises, process, dan people. Ketiganya akan terus diperkuat untuk mendukung operasional penerbangan internasional.
Khaerul menyebutkan, berdasarkan data dari maskapai AirAsia, pemesanan tiket rute BDJ–KUL sudah mulai dilakukan calon penumpang. Menurut dia, penerbangan langsung ke Kuala Lumpur memberikan banyak keuntungan.
“Dibandingkan penerbangan transit, rute langsung ini lebih ekonomis dari segi biaya maupun waktu. Penumpang juga bisa merasakan berbagai manfaat lainnya,” katanya.
Supian HK menambahkan, pihaknya mendorong pembukaan rute internasional ke negara lain agar jejaring global Kalsel semakin luas. Sebagai Ketua DPRD, ia menegaskan komitmen lembaga legislatif untuk mendukung kebijakan pengembangan sektor transportasi dan investasi.
“Bandara internasional harus membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya. (Anang Fadhilah)


