KITAINDONESIASATU.COM – Tragedi erupsi Gunung Dukono di Halmahera, Maluku Utara, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban, termasuk seorang pendaki asal Singapura bernama Shahin Muhrez Abdul Hamid.
Pria berusia 27 tahun itu ditemukan meninggal dunia setelah gunung api aktif tersebut mengalami erupsi saat rombongan pendaki berada di area pendakian.
Kabar wafatnya Shahin menjadi pukulan berat bagi keluarga, terutama sang ibu dan istrinya.
Kesedihan semakin terasa karena korban diketahui baru enam bulan menjalani kehidupan rumah tangga bersama istrinya, Nurina Iffah Jusmani.
Pasangan muda tersebut sebelumnya baru memulai kehidupan baru setelah menikah pada Oktober 2025.
Shahin dikenal sebagai sosok penyayang keluarga dan memiliki hobi mendaki gunung. Sebelum tragedi terjadi, ia sempat mengikuti sejumlah pendakian di kawasan Asia Tenggara bersama rekan-rekannya.
Erupsi Gunung Dukono Hantam Rombongan Pendaki
Insiden maut itu terjadi ketika rombongan pendaki yang terdiri dari warga Singapura dan Indonesia melakukan perjalanan menuju kawasan Gunung Dukono pada awal Mei 2026.
Gunung tersebut kemudian mengalami erupsi dan memuntahkan abu vulkanik serta material panas yang mengenai jalur pendakian.
