Berita UtamaSepakbola

Pelatih Semen Padang Imran Minta Maaf, Gagal Mendapatkan Tiga Poin di Kandang Stadion Haji Agus Salim

×

Pelatih Semen Padang Imran Minta Maaf, Gagal Mendapatkan Tiga Poin di Kandang Stadion Haji Agus Salim

Sebarkan artikel ini
Semen Padang
Skuad Semen Padang saat berlatih. foto: semen padang official

KITAINDONESIASATU.COM – Pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury mengungkapkan kekecewaannya setelah gagal meraih kemenangan di laga kandang melawan Persib Bandung 0-2 di stadion Haji Agus Salim, Minggu (5/4/2026).

Kabau Sirah gagal memanfaatkan peluang mengamankan 3 poin di kandang sendiri, sekaligus mempertahankan posisi zona degradasi bersama PSBS Biak di dasar klasemen dan Madura United.

Semen Padang saat ini berada di peringkat ke-17 dengan mengoleksi 20 poin bersanding dengan Madura United FC yang juga mengalami kekalahan dari Borneo FC dengan mengoleksi 20 poin.

Dua gol kemenangan Persib Bandung dicetak oleh Ramon de Sauza menit ke-32 dan menit ke-70, hasil ini membawa kemenangan dan semakin memantapkan posisi di puncak klasemen sementara.

Baca Juga  Bojan Hodak Sebut Laga Berat Menghadapi Semen Padang yang ingin Keluar dari Zona Degradasi

Oleh karena itu kekalahan ini menjadi pukulan berat dai pelatih Imran sekaligus meminta maaf kepada para suporter yang telah memberikan dukungan penuh namun tim belum mampu memberikan hasil yang diharapkan.

“Saya minta maaf kepada para suporter dan masyarakat Padang karena gagal mendapatkan tiga poin di kandang sendiri. Setiap pertandingan punya cerita yang berbeda, kita tahu kualitas Persib Bandung seperti apa,” ujar Imran seperti dilansir ileague.id.

Meski demikian sebagai pelatih ia tetap mengapresiasi kerja keras pemainnya yang dinilai memperlihatkan semangat juang dan kerja keras tingi, meskipun belum berhasil menciptakan peluang yang berujung terjadinya gol.

Baca Juga  Persebaya Meledak di Akhir Tahun 2025 Membantai Persijap 4-0

Pelatih Imran kembali menyoroti beberapa peluang yang didapatkan para pemain Semen Padang belum berhasil menyelesaikan hasil akhir secara maksimal, hingga tidak terjadi gol.

Beberapa peluang emas sudah tercipta tetapi gagal dikonversi menjadi gol, sehingga pada laga pekan ke-26 ini Semen Padang gagal mendapatkan poin.

Laga ini menurut Imran efektivitas menjadi kunci utama dalam sepakbola medern, peluang tidak selalu menentukan hasil akhir jika tidak diimbangi dengan penyelesaian yang baik.

Menurutnya dalam sepakbola bukan soal berapa banyak peluang tetapi berapa gol yang bisa kita cetak, oleh karena itu kita tetap harus memperbaiki.

Kekalahan ini membuat Semen Padang tetap bertahan di dua peringkat dasar klasemen dengan 20 poin bersama PSBS Biak 18 poin dan Madura United dengan mengoleksi 20 poin.

Baca Juga  Prabowo Sapa Warga di Bundaran HI Usai Pesta Kembang Api Sambut Tahun Baru 2025

Situasi ini menjadikan sisa laga kompetisi putaran kedua menjadi krusial bagi Semen Padang dan harus dicermati agar selalu mendapatkan poin.

Imran memastikan timnya tidak akan menyerah dan akan terus berjuang hingga akhir musim demi keluar dari zona merah.

“Kita akan terus berbenah dan berjuang sampai laga terakhir. Semua masih mungkin terjadi,” tutupnya.

Berikut hasil pertandingan pekan ke-26 Super League 2025/2026:

Persija vs 1-1 Dewa United (laga tunda)
Borneo FC 1-1 Persib Bandung (laga tunda)
Arema FC 1-1 Malut United
Dewa United 1-0 PSIM Yogyakarta
PSM Makassar 1-1 Persis Solo
Persebaya 1-0 Persita Tangerang
Bhayangkara FC 3-2 Persija Jakarta
Madura United 1-3 Borneo FC
Semen Padang 0-2 Persib Bandung
Persik Kediri 0-0 Persijap
Bali United 6-1 PSBS Biak. **

Respon (3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *