KITAINDONESIASATU.COM-Pagar laut di pesisir Kabupaten Tangerang yang dinyatakan telah rampung dibongkar, ternyata masih nembuat pusing bagi nelayan. Karena, ada sekitar 10 km pagar laut masih berdiri kokoh di Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang.
Dari pantauan di Perairan Desa Muncung, Kecamatan Kronjo, ditemukan cerucuk bambu yang masih kokoh berdiri. Tingginya mulai dari 2 hingga 3 meter.
Kata salah satu nelayan Kronjo, Makdis Adhari, cerucuk bambu yang belum rampung dibongkar itu, diperkirakan sepanjang 10 kilometer, yang tersebar di Desa Muncung, Desa Kohot, Desa Kemiri, dan Desa Lontar.
Akibatnya menimbulkan permasalahan karena banyak nelayan masih kesulitan melaut. “Bagian atas memang sudah dicabut, tetapi bambu bagian bawahnya masih banyak tertancap. Kalau ditotal, sekitar 10 kilometer yang belum dibersihkan,” kata Makdis, kemarin.
Makdis menjelaskan, potongan bambu yang tersembunyi di bawah permukaan air kerap merusak jaring ikan, hingga baling-baling kapal. “Saya sudah dua kali ganti baling-baling karena kena potongan bambu. Jaring juga sering tersangkut dan sobek,” keluhnya.
Untuk itu, Makdis dan para nelayan berharap agar pemerintah bisa bertindak serius dalam melakukan pembongkaran pagar laut.
Tak hanya itu, para nelayan juga meminta perhatian berupa bantuan penggantian kerusakan jaring dan baling-baling kapal yang terdampak. “Kami cuma minta dibersihkan sampai tuntas dan kalau bisa, nelayan yang dirugikan didata dan dibantu,” pinta Makdis



