KITAINDONESIASATU.COM – Seni pertunjukan tradisional “Pacu Jalur” dari Kuantan Singingi, Riau, kini semakin dikenal luas di kancah internasional. Hal ini tak lepas dari selebrasi kemenangan sensasional pembalap MotoGP kenamaan, Marc Marquez, di Grand Prix Jerman pada Minggu (13/7) kemarin.
Setelah berhasil menjuarai balapan yang penuh drama di Sirkuit Sachsenring, Marquez mengejutkan dunia dengan meniru gerakan ikonik “Pacu Jalur” saat melewati garis finis. Aksi sang pembalap yang melambai-lambaikan tangan di atas motornya, mirip dengan gaya “bocah Pacu Jalur” yang tengah viral di media sosial, sontak menjadi sorotan.
Video selebrasi Marquez ini dengan cepat menyebar dan menjadi trending di berbagai platform, termasuk TikTok dan X (sebelumnya Twitter). Banyak warganet yang mengaitkannya dengan fenomena “aura farming” yang berasal dari tarian energik para penari di ujung perahu Pacu Jalur.
“Ini adalah momen yang luar biasa bagi budaya Indonesia, khususnya Pacu Jalur,” ujar seorang pengamat budaya. “Aksi Marquez secara tidak langsung memperkenalkan kekayaan tradisi kita ke jutaan pasang mata di seluruh dunia.”
Popularitas Pacu Jalur, yang sebelumnya sudah merangkak naik melalui konten viral, kini diperkirakan akan melonjak drastis berkat “efek Marquez” ini. Diharapkan, hal ini dapat mendorong peningkatan pariwisata dan minat global terhadap warisan budaya Indonesia.

