Berita Utama

Ngaku Dirjen, Staf Mentan Peras Petani Rp100 Juta!

×

Ngaku Dirjen, Staf Mentan Peras Petani Rp100 Juta!

Sebarkan artikel ini
Andi Amran Sulaiman
Amran Sulaiman, Menteri Pertanian. - Ist-

KITAINDONESIASATU.COM – Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, membongkar praktik pungutan liar (pungli) alat mesin pertanian (alsintan) yang sangat merugikan petani. Modus ini terungkap melalui kanal pengaduan “Lapor Pak Amran,” di mana laporan masuk dari 99 titik di berbagai daerah.

Mentan Amran mengungkapkan bahwa seorang staf Kementerian Pertanian (Kementan) dilaporkan memeras petani dengan mengaku sebagai Direktur Jenderal Tanaman Pangan atau pengusaha. Staf tersebut meminta imbalan uang agar petani bisa memperoleh bantuan traktor roda empat yang seharusnya gratis.

Nominal pungli yang diminta tergolong fantastis, yakni antara Rp 50 juta hingga Rp 100 juta per unit traktor. Bahkan, Amran menyebut di satu titik pungutan liar mencapai Rp 600 juta.

“Ini tidak manusiawi. Bantuan pemerintah itu gratis untuk rakyat,” tegas Mentan Amran dalam konferensi pers, Jumat (28/11/2025).

Pegawai Kementan yang terlibat dan telah mengakui perbuatannya langsung dipecat hari itu juga. Mentan Amran memastikan bahwa seluruh bukti transaksi telah diserahkan kepada penegak hukum. Pihak Kementan bertekad menindak tuntas jaringan pungli ini hingga ke pihak eksternal yang terlibat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *