KITAINDONESIASATU.COM – Dikutip dari talkSPORT, klub-klub di Arab Saudi masih menunjukkan minat besar terhadap striker Liverpool, Mohamed Salah yang kini mengalami performa yang terus menurun.
Meski demikian bintang berusia 33 tahun itu masih dalam radar klub di Arab Saudi, Al Hilal sementara Al Qadsiah juga telah mengajukan menatnya untuk mengambil Salah.
Mereka bisa menunggu hingga musim panas mendatang untuk menyelesaikan kesepakatan, ketika Salah yang telah menolak tawaran sebesar £500 juta atau sekitar Rp11 triliun dari Timur Tengah, mengingat Salah hanya memiliki satu tahun tersisa dalam kontraknya di Anfield.
Seperti kita ketahui pada musim ini, Mohamed salah gagal mencapai performa terbainya seperti pada saat Liverpool menjuarai Liga Inggris musim lalu.
Celakanya Salah ini hanya menjadi pemain cadangan yang tak dimainkan dalam kemenangan 2-0 melawan West Ham Minggu, 30 November 2025.
Liverpool sedang mengalami krisis terburuk sejak Arne Slot tiba di Anfield, tim ini telah kehilangan gelar Liga Primer dan menelan kekalahan telak di Liga Champions.
Bahkan statistik menunjukkan bahwa ini adalah penampilan terendah Liverpool di Liga Inggris dalam lebih dari setengah abad saat ini berada diperingkat klasemen sementara ke-8 Liga Inggris dengan mengoleksi 22 poin.
Laga terbaik terakhir Liverpool melawan Sunderland di pekan ke-14 hanya mendulang 1 poin bermain seri (1-1) tak memberikan kemampuan kebangkitan tim.
Kekalahan ini tidak sepenuhnya menjadi tanggunggjawab pelatih, pasti ada pihak yang patut disalahkan, termasuk Moahamed Salah, simbul terakhir era Jurgen Klopp.
Striker asal Mesir itu dicadangkan selama 90 menit dalam kemenangan Liverpool atas West Ham yang diraih dengan susah payah pada pekan ke-13.
Tersingkirnya Salah ke bangku cadangan bukan sekadar keputusan taktis, melainkan menandai pertama kalinya di bawah asuhan Slot, ia mendapat ancaman serius.
Meskipun Salah menolak tawaran ratusan juta poundsterling dari klub di Liga Arab Saudi untuk menandatangani kontrak dua tahun beberapa bulan lalu.
Performanya yang buruk, ditambah dengan jeda panjang karena Piala Afrika yang akan datang, membuat masa depan pemain nomor 11 itu semakin tidak pasti.
Manajemen Liverpool mengirimkan pesan yang sangat jelas bahwa tidak ada pemain yang akan dinilai hanya karena beberapa pertandingan buruk, tetapi tindakan di lapangan akan berbicara sendiri, Arne Slot siap membangun Liverpool tanpa harus bergantung pada Salah lagi. **

