Di sela-sela tiga gol Baker, Indonesia juga mencetak gol melalui Sandy Walsh. Bek berpengalaman itu membobol gawang Kamboja lewat sundulan jarak dekat memanfaatkan sepak pojok yang kembali dikirim Thom Haye.
Setelah mencetak tiga gol, Baker mendapat sambutan hangat dari rekan-rekan setimnya, termasuk Sandy Walsh dan Thom Haye. VnExpress menulis bahwa pemain muda itu meninggalkan lapangan diiringi tepuk tangan meriah pendukung Indonesia sebelum posisinya digantikan Jens Raven.
Media Vietnam tersebut juga mengungkapkan bahwa Baker sebenarnya ingin terus bermain demi menambah koleksi golnya. Namun, staf pelatih memilih menariknya keluar sebagai langkah antisipasi mengingat padatnya jadwal turnamen.
Gol kelima Indonesia kemudian dicetak Jens Raven. Menurut VnExpress, gol tersebut tercipta setelah sapuan pemain Kamboja, Tun Makara, justru mengarah ke Raven yang dengan mudah menceploskan bola ke gawang kosong untuk mencetak gol pertamanya bersama Timnas Indonesia.
Sementara itu, satu-satunya gol Kamboja tercipta pada menit ke-48 melalui Chea Sokmeng. VnExpress menjelaskan bahwa tembakan dari sudut sempit sempat diblok Nadeo Argawinata, tetapi bola memantul mengenai tiang sebelum mengenai tangan sang kiper dan akhirnya masuk ke gawang.
Dalam ulasannya, VnExpress juga menilai kemenangan ini menjadi awal yang menjanjikan bagi era kepelatihan John Herdman. Pelatih asal Kanada tersebut dinilai membawa warna baru bagi permainan Indonesia, baik dari sisi strategi maupun pendekatan di pinggir lapangan.
Media Vietnam itu bahkan menyoroti kebiasaan unik Herdman yang memilih mengamati pertandingan dari tribun sebelum turun ke area teknis sekitar 30 menit setelah laga dimulai.






