Berita UtamaLifestyle

Masjid Putih Telur Jadi Daya Tarik Pulau Penyengat

×

Masjid Putih Telur Jadi Daya Tarik Pulau Penyengat

Sebarkan artikel ini
FotoJet 4 23
Pulau Penyengat

KITAINDONESIASATU.COM – Pulau Penyengat adalah sebuah pulau kecil yang terletak sekitar 6 km dari pusat Kota Tanjung Pinang, ibu kota Provinsi Kepulauan Riau.

Pulau ini memiliki ukuran sekitar 2.500 meter x 750 meter dan berada sekitar 35 km dari Pulau Batam.

Untuk mencapai pulau ini, wisatawan harus menyeberang menggunakan perahu tradisional yang disebut pompong, dengan waktu tempuh sekitar 15 menit.

Pulau ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata sejarah dan budaya penting di Kepulauan Riau.

Salah satu daya tarik utamanya adalah Masjid Agung Sultan Riau, yang unik karena dibangun dengan campuran putih telur sebagai bahan bangunan.
Selain itu, di pulau ini juga terdapat makam para raja, makam pahlawan nasional Raja Ali Haji, serta situs-situs bersejarah lain seperti kompleks istana dan kantor kubu di Bukit Kursi.

Pulau Penyengat pernah menjadi pusat kekuasaan dan pertahanan Kesultanan Riau-Lingga.

Hal ini dibuktikan dengan berbagai peninggalan sejarah di pulau tersebut, termasuk benteng pertahanan di Bukit Kursi yang masih menyimpan meriam-meriam menghadap laut, menunjukkan peran pentingnya dalam menghadapi serangan Belanda di masa lampau.

Akses menuju Pulau Penyengat hanya bisa dilakukan melalui jalur laut.

Jika berangkat dari Tanjung Pinang, Anda bisa menggunakan pompong dengan tarif sekitar Rp5.000,00 per orang sekali jalan, atau menyewa seharga Rp50.000,00.

Setibanya di pulau, transportasi lokal menggunakan becak motor tersedia, dengan tarif tergantung jarak tempuh.
Untuk keliling pulau, tarif becak motor berkisar Rp20.000,00.

Pulau Penyengat tidak hanya menyuguhkan panorama laut yang indah, tetapi juga warisan budaya dan sejarah Melayu yang sangat kuat, menjadikannya destinasi yang patut dikunjungi.-***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *