KITAINDONESIASATU.COM – Muhamad Mardiono resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) periode 2025–2030 setelah terpilih secara aklamasi dalam Muktamar X yang berakhir di Jakarta pada Sabtu (27/9/2025) malam. Keputusan aklamasi ini mengakhiri spekulasi dan kontestasi internal di tubuh partai berlambang Ka’bah tersebut.
Seluruh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan mayoritas Dewan Pimpinan Cabang (DPC) menyatakan dukungan penuh kepada Mardiono, yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum sejak September 2022.
Dalam pidato kemenangannya, Mardiono menyatakan rasa terima kasih atas amanah yang diberikan dan menyerukan seluruh kader untuk merapatkan barisan. “Ini adalah awal dari persatuan sejati. Tidak ada lagi kubu-kubu, yang ada hanya satu: PPP yang bersatu untuk kembali ke parlemen,” tegasnya.
Tugas berat langsung menanti Mardiono. Ia harus segera menyusun strategi pemulihan dan konsolidasi total, menyusul kegagalan PPP melampaui ambang batas parlemen (parliamentary threshold) dalam Pemilu 2024 lalu. Kepemimpinan definitif Mardiono diharapkan mampu membawa angin segar dan mengembalikan kejayaan partai di kancah politik nasional.
Pengukuhan Mardiono ini secara hukum juga memastikan legalitas dan kepastian kepemimpinan partai, memuluskan langkah PPP menghadapi Pilkada Serentak dan persiapan Pemilu berikutnya. Sebelumnya, Muktamar X ini sempat diwarnai keributan. Namun kericuhan berhasil diredam oleh peserta hingga terpilihnya Mardiono sebagai Ketum PPP secara aklamasi. (*)
