Berita UtamaSepakbola

Mantan Bek Timnas Indonesia Herman Pulalo Meninggal Dunia, Ini Perjalanan Karier dan Warisannya untuk Sepak Bola Tanah Air

×

Mantan Bek Timnas Indonesia Herman Pulalo Meninggal Dunia, Ini Perjalanan Karier dan Warisannya untuk Sepak Bola Tanah Air

Sebarkan artikel ini
herman
Mantan bek timnas Indonesia Herman Pulalo meninggal dunia. (Dok. Instagram/Hermanpulalo)

KITAINDONESIASATU.COM – Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola tanah air. Mantan bek timnas Indonesia, Herman Pulalo, dikabarkan meninggal dunia pada Rabu (8/10/2025). Informasi tersebut beredar luas di kalangan jurnalis olahraga melalui grup WhatsApp wartawan sepak bola.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab meninggalnya sang legenda asal Papua itu. Namun, berdasarkan informasi yang beredar, jenazah almarhum akan dibawa ke Lenteng Agung, Jakarta, setelah sebelumnya disemayamkan di rumah sakit.

Herman Pulalo lahir di Sentani, Papua, pada 1 April 1975. Ia merupakan adik kandung dari mantan pemain nasional Alexander Pulalo. Karier sepak bolanya dimulai sejak level amatir bersama Persidafon Dafonsoro (1989–1990), lalu berkembang pesat setelah bergabung dengan Semen Padang FC pada 1994.

Penampilan impresifnya bersama Semen Padang membuat Herman dipercaya memperkuat timnas Indonesia. Ia tercatat menjadi bagian skuad Garuda pada SEA Games 1997 serta Kualifikasi Piala Dunia 1998, termasuk laga melawan Uzbekistan. Sepanjang kariernya, Herman mencatatkan 11 caps bersama tim nasional.

Baca Juga  Barcelona vs Sevilla Malam Ini: Flick Putar Otak, Balas Kekalahan atau Simpan Tenaga Liga Champions?

Di level klub, Herman Pulalo dikenal sebagai bek tangguh yang sempat membela sejumlah tim besar Indonesia seperti Pelita Jaya (1997–1999), PSM Makassar (1999–2000), PSIS Semarang (2000), Persija Jakarta (2001–2003), Persib Bandung (2004), dan Arema Malang (2005–2009).

Usai gantung sepatu, Herman menekuni dunia kepelatihan. Ia sempat menangani PS Kabupaten Tapin di Kalimantan Selatan dan sukses membawa tim tersebut menjuarai Liga 3 regional. Setelah kontraknya berakhir pada April 2024, Herman tetap aktif membina pemain muda di Jagadhita Academy, tempat ia mengabdikan diri di dunia sepak bola hingga akhir hayatnya.

Baca Juga  Petani Tidak Harus Kotor, Anak Muda Kota Bogor Diajak Bertani Canggih Lewat Sekolah Tani

Kepergian Herman Pulalo menjadi kehilangan besar bagi sepak bola Indonesia, sosok yang dikenal rendah hati, pekerja keras, dan berdedikasi tinggi dalam mengembangkan bakat generasi muda. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *