KITAINDONESIASATU.COM – Tongkat kepemimpinan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan kini resmi beralih ke tangan Letnan Jenderal TNI (Purn) Djaka Budi Utama. Pelantikan yang dilakukan oleh Menteri Keuangan pada Jumat (23/5/2025) ini menandai babak baru bagi institusi vital yang bertugas menjaga lalu lintas barang dan penerimaan negara dari sektor kepabeanan dan cukai.
Djaka Budi Utama, seorang jenderal bintang tiga dengan latar belakang militer yang kuat, sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Utama Badan Intelijen Negara (BIN) sejak Oktober 2024.
Pria kelahiran Jakarta, 9 November 1967 ini merupakan SMAN 39 Jakarta tahun 1986 dan Akademi Militer tahun 1990. Ia memiliki rekam jejak panjang di berbagai posisi strategis, termasuk di lingkungan TNI Angkatan Darat, Kementerian Pertahanan, hingga Badan Intelijen Negara.
Sebelum menjabat di BIN, Djaka juga pernah mengemban amanah sebagai Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan RI dan Asisten Intelijen Panglima TNI.
Pengalaman luasnya di bidang keamanan dan intelijen diharapkan dapat membawa perspektif baru dalam penegakan hukum dan pengawasan di Bea Cukai, terutama dalam menghadapi tantangan penyelundupan dan optimalisasi penerimaan negara.
Penunjukannya sebagai Dirjen Bea Cukai menjadi sorotan mengingat latar belakangnya yang non-sipil. Namun, langkah ini diyakini sebagai upaya untuk memperkuat sinergi antara lembaga pertahanan dan keamanan dengan sektor fiskal demi menjaga stabilitas dan kedaulatan ekonomi negara.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pun telah memberikan pesan khusus untuk menjaga integritas dan profesionalisme Bea Cukai di bawah kepemimpinannya.
Djaka Budi Utama merupakan orang ketiga dari militer yang menjadi Dirjen Bea Cukai. Sebelumnya ada Brigjen (Purn) Wahono pada 1981 – 1983 dan Brigjen (Purn) Hardjono tahun 1986 – 1988. (*)
