KITAINDONESIASATU.COM – Karena belum mendapat izin dari kepolisian dan kepastian penerangan lampu Stadion Brawijaya laga pekan ke-12 Persik Kediri menjamu Persebaya harus berakhir di pengungsian, Senin (3/11/2025).
Seperti kita ketahui pada pekan depan tepatnya pada Jumat (7/11/2025) pukul 19:00 WIB Persik Kediri menjadi tuan rumah menjamu Bajol Ijo, namun ada masalah dengan perizinan dan penerangan stadion akhirnya pelaksanaan tanding dipindahkan di Gelora Joko Samudro (GJS), Gresik.
Kepastian ini diperoleh Ketua Panpel Persik Kediri, Tri Widodo kepada wartawan di Kediri, Senin (3/11/2025) yang mengatakan jika Persik akan bermain di Gresik.
Meski demikian dalam laga nanti suporter tuan rumah tetap diperbolehkan hadir dalam laga itu dan sebagai suporter tuan rumah dan suporter tamu untuk sementara tetap dilarang datang ke GJS.
Hal itu sesuai regulasi yang berlaku larangan suporter away masih berlaku hingga musim kempetisi BRI Super League 2025/2026 yang melarang suporter tamu untuk datang di pertandingan away.
Sementara terkait penjualan tiket Tri Widodo belum bisa memberikan penjelasan lebih lanjut, baik mengenai harga maupun kuota yang tersedia, namun dia mengatakan terkait itu semua akan diinformasikan lebih lanjut.
Seperti kita ketahui dalam rapat koordinasi dengan Polres Kediri Kota pihak-pihak terkait kondisi stadion Brawijaya saat ini dinilai belum memenuhi standar kelayakan keamanan.
Hal itu didasarkan hasil re-risk assesment yang dilakukan Dit Pam Obvit Polda Jatim yang hanya memiliki skor 42,8 persen, angka yang masih kurang berdasarkan standar kelayakan yang ada.
Sehingga berdasarkan analisa itu jika Stadion Brawijaya Kediri tidak direkomendasikan untuk digunakan untuk menggelar event berskala nasional seperti Super League sebelum dilakukan perbaikan sesuai rekomendasi dari pihak kepolisian Polda Jatim.
Meski begitu sebenarnya pihak kepolisian masih memberikan kelonggaran meskipun syaratnya lumayan berat, yakni panpel Persik harus menuntaskan perbaikan H-3 pertandingan, kemudian perbaikan lampu stadion juga belum tuntas sepenuhnya hingga Minggu (2/11/2025), light emitting diode (LED) yang terpasang baru 3 tower saja dan pelum adanya penataan pencahayaan secara maskimal. **
