KITAINDONESIASATU.COM – Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, merespons tegas polemik terkait dominasi pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sulawesi Selatan (Sulsel) oleh Yasika Aulia Ramadhani. Putri dari Wakil Ketua DPRD Sulsel, Yasir Machmud, tersebut menjadi sorotan publik setelah diketahui mengelola hingga 41 dapur MBG di berbagai wilayah Sulsel, dan dijuluki “Ratu Dapur” MBG.
Kontroversi ini pertama kali mencuat di media sosial dan memicu dugaan adanya praktik monopoli hingga konflik kepentingan, terutama karena Yasika Aulia adalah anak seorang pejabat publik dari partai yang sama dengan Presiden terpilih, Prabowo Subianto.
Menanggapi kritik keras dari publik, termasuk dari mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu, Dasco memberikan jawaban singkat namun tegas melalui akun X (sebelumnya Twitter) resminya. “Kita tertibkan,” tulis Dasco, memberikan sinyal bahwa pimpinan pusat Partai Gerindra tidak akan tinggal diam atas isu tersebut.
Keputusan ini sejalan dengan regulasi Badan Gizi Nasional (BGN). Kepala BGN, Dadan Hindayana, sebelumnya menegaskan bahwa satu yayasan yang menjadi mitra program hanya diizinkan mengelola maksimal 10 dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di satu provinsi.
Untuk mengakali batasan ini, Yasika Aulia dilaporkan menggunakan beberapa yayasan yang berbeda-beda untuk mendapatkan jatah puluhan dapur tersebut.
Dengan janji penertiban dari Dasco, diharapkan program MBG dapat berjalan sesuai aturan dan benar-benar tepat sasaran tanpa adanya dominasi atau monopoli oleh pihak-pihak tertentu.(*)


