Berita Utama

Konsumen Berpotensi Beralih ke BBM Subsidi, Bahlil Lahadalia Beri Respon

×

Konsumen Berpotensi Beralih ke BBM Subsidi, Bahlil Lahadalia Beri Respon

Sebarkan artikel ini
PILAR 08 Laporkan Akun Akun ke Bareskrim karena Sebar Hoaks dan Ujaran Kebencian pada Bahlil Lahadalia
Bahlil Lahadalia.

KITAINDONESIASATU.COM – Kenaikan harga BBM non-subsidi memicu kekhawatiran baru di tengah masyarakat. Banyak pihak menilai dampaknya bisa meluas.

Sejumlah kalangan menyoroti potensi peralihan konsumsi. Warga disebut berpeluang beralih ke BBM subsidi seperti Pertalite.

Kondisi ini muncul setelah harga beberapa jenis BBM non-subsidi naik sejak April 2026. Penyesuaian mengikuti dinamika pasar energi.

Perbedaan harga BBM yang cukup lebar menjadi faktor utama. Hal ini membuat sebagian konsumen mencari opsi bahan bakar lebih terjangkau.

Namun pemerintah mengingatkan agar kenaikan harga BBM tidak mendorong penggunaan subsidi secara tidak tepat. BBM subsidi ditujukan bagi masyarakat yang berhak.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan penggunaan subsidi harus tepat sasaran.

“Ya saya cuma mau sampaikan aja lah, BBM subsidi itu kepada saudara-saudara kita yang berhak. Jangan model kayak saya, kayak Dirjen, Wamen, karena harga BBM RON 98 naik, tiba-tiba mereka masuk ke subsidi. Itu kita mengambil hak saudara-saudara kita yang berhak menerimanya, apa enggak malu kita,” ujar Bahlil.

Ia mengkritik pihak mampu yang beralih ke Pertalite. Menurutnya, tindakan itu sama dengan mengambil hak masyarakat kecil.

Pemerintah juga mempertimbangkan pembatasan distribusi. Salah satunya melalui pengaturan volume pembelian harian.

Di sisi lain, pengamat menilai potensi migrasi konsumsi tetap ada. Meski begitu, tidak semua pengguna akan langsung beralih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *