Berita Utama

Konglomerat Murdaya Po Meninggal Dunia di Singapura

×

Konglomerat Murdaya Po Meninggal Dunia di Singapura

Sebarkan artikel ini
Murdaya Poo meninggal di Singapura. (Ist)
Murdaya Poo meninggal di Singapura. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Kabar duka menyelimuti dunia bisnis dan politik tanah air. Konglomerat Indonesia, Murdaya Widyawimarta Po, meninggal dunia pada hari Senin (7/4/2025) di Singapura. Pria kelahiran Blitar, 12 Januari 1946 ini menghembuskan napas terakhir pada usia 79 tahun.

Kabar duka ini pertama kali disampaikan oleh Dewan Pengurus Pusat Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) melalui akun media sosial resmi mereka. Ucapan belasungkawa dari berbagai tokoh dan kalangan pun mulai berdatangan.

Murdaya Poo dikenal sebagai sosok pengusaha sukses yang memiliki berbagai lini bisnis di bawah bendera Central Cipta Murdaya (CCM) Group. Perusahaan yang didirikannya pada tahun 1984 ini bergerak di berbagai sektor, mulai dari properti (termasuk PT Metropolitan Kentjana Tbk, pengembang Pondok Indah Mall), manufaktur, ritel, teknologi informasi, konstruksi, hingga perkebunan kelapa sawit dan industri kayu. Beliau juga merupakan pendiri Jakarta International Expo (JIExpo), salah satu pusat konvensi terbesar di Jakarta.

Baca Juga  Gus Ipul: Sekolah Rakyat Dibangun di Pondok Indah, Wujud Pemerataan Pendidikan

Selain dikenal sebagai pengusaha ulung, Murdaya Poo juga sempat terjun ke dunia politik. Ia pernah menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Fraksi PDI Perjuangan periode 2004-2009.

Menurut catatan Forbes, Murdaya Poo termasuk dalam jajaran orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan mencapai lebih dari satu miliar dolar AS. Kisah hidupnya yang dimulai dari seorang penjual koran hingga menjadi seorang konglomerat menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Kepergian Murdaya Poo meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kolega, dan dunia bisnis Indonesia. Beliau dikenang sebagai sosok pekerja keras, visioner, dan memiliki kontribusi besar bagi perekonomian nasional. Rincian mengenai pemakaman dan upacara penghormatan terakhir masih belum diumumkan oleh pihak keluarga.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *