Berita Utama

Komandan Kodim Serang Pelototi Penyerapan Gabah Petani

×

Komandan Kodim Serang Pelototi Penyerapan Gabah Petani

Sebarkan artikel ini
leytkol mulyo junaidi
Komandan Kodim 0602 Serang Letkol Inf Mulyo Junaidi

KITAINDONESIASATU.COM-Komando Distrik Militer (Kodim) 0602 / Serang mengerahkan seluruh Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk memastikan gabah petani di Serang, Banten, dapat diserap secara optimal. Langkah tersebut guna mendukung pencapaian target Bulog menyerap gabah petani.

Komandan Kodim (Dandim) 0602/Serang, Letkol Inf Mulyo Junaidi, menegaskan bahwa TNI membantu mengoptimalkan penyerapan gabah hasil panen petani di Serang dalam rangka membantu pemerintah mendorong program swasembada pangan. “Langkah ini, bertujuan untuk mendukung pencapaian target Bulog, menyerap gabah petani sebanyak 3 juta ton hingga April 2025,” tegasnya, kemarin.

Mulyo menegaskan bahwa peran TNI, khususnya Babinsa, sangat strategis dalam mendampingi petani agar hasil panen mereka dapat terserap dengan baik dan menguntungkan. “TNI pasti hadir guna mendukung kebijakan pemerintah, terutama dalam ketahanan pangan nasional,” katanya.

Seluruh Babinsa di jajaran Kodim 0602/Serang dikerahkan guna memastikan hasil panen petani dapat diserap sesuai dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah yaitu Rp 6.500/kg. “Jika harga beli di lapangan, sudah berada di atas standar, hal ini akan lebih menguntungkan para petani,” ungkap Mulyo.

Untuk tahap awal, akan melakukan pendataan, terhadap seluruh pengusaha penggilingan padi yang ada di wilayahnya, untuk memastikan agar menjadi mitra strategis Bulog dalam menyerap hasil panen petani secara langsung. “Kami hanya ingin memastikan, seluruh rantai distribusi gabah ini berjalan lancar, mulai dari petani, penggilingan padi, hingga ke Bulog,” ujar Komandan Kodim.

Dengan adanya dukungan penuh dari jajaran Babinsa, diharapkan target Bulog sebesar 3 juta ton hingga April 2025 dapat tercapai dengan baik dan memberikan manfaat yang besar bagi para petani serta masyarakat luas.

Sebelumnya, pada 12 Januari 2025, surat penting diterbitkan oleh Kepala Badan Pangan Nasional untuk Direktur Utama Perum Bulog dalam menjalankan Penugasan Serap Gabah dan Beras Produksi Dalam Negeri Tahun 2025.

Isi surat tersebut merujuk hasil Rapat Terbatas Presiden Republik Indonesia 30 Desember 2024 dan Risalah Rapat Koordinasi Terbatas Menteri Koordinator Bidang Pangan pada 7 Januari 2025. Inti dari surat ini adalah penugasan kepada Perum Bulog untuk menyerap hasil produksi gabah dan beras domestik mulai 15 Januari 2025.

Harga Pembelian Pemerintah yang ditetapkan dalam regulasi ini mencerminkan upaya nyata pemerintah untuk menjamin harga dasar yang layak bagi petani. Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani Rp 6.500/kg, sedangkan GKP di penggilingan dihargai Rp 6.700/kg. Sementara  Gabah Kering Giling (GKG) di penggilingan dan di gudang Bulog masing-masing dihargai Rp 8.000 dan Rp 8.200/kg.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *