KITAINDONESIASATU.COM – Insiden kecelakaan hebat terjadi di perlintasan sebidang antara Stasiun Poris dan Stasiun Batu Ceper, Tangerang, pada Jumat pagi (20/2). Kereta Api (KA) 806A Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta menabrak sebuah truk yang menerobos jalur rel, mengakibatkan satu rangkaian kereta anjlok dan kabel Listrik Aliran Atas (LAA) terputus.
Benturan keras tersebut membuat jalur hulu dan hilir tertutup total untuk sementara waktu. Petugas gabungan segera dikerahkan ke lokasi guna mengevakuasi sarana kereta yang keluar dari rel serta memperbaiki jaringan listrik yang rusak.
Dampak dari kecelakaan ini, operasional KA Bandara Soekarno-Hatta dibatalkan sepenuhnya untuk sementara. Sementara itu, perjalanan Commuter Line relasi Duri–Tangerang mengalami rekayasa pola operasi, di mana perjalanan hanya dilayani hingga Stasiun Rawa Buaya.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan permohonan maaf atas gangguan ini dan mengimbau penumpang untuk beralih ke moda transportasi alternatif. Pihaknya langsung melakukan proses evakuasi, termasuk terhadap seluruh penumpang dan petugas.
Penumpang kereta dari Batuceper, Tanah Tinggi maupun Poris tidak bisa naik KRL relasi Tangerang – Duri. Pasalnya pihak KAI sementara KRL hanya sampai Rawa Buaya, Cengkareng pulang pergi. “Kerja jadi telat karena KRL tidak sampai Stasiun Poris,” kata Dede Koswara, penumpang KRL yang berkantor di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat. (*)


