Berita UtamaSepakbola

Kemenangan Madura United atas PSIM 2-1, Bisa Menjadi Kebangkitan Gali Freitas Musim ini

×

Kemenangan Madura United atas PSIM 2-1, Bisa Menjadi Kebangkitan Gali Freitas Musim ini

Sebarkan artikel ini
gali freitas
Winger Madura United, Paulo Gali Freitas. foto: madura united official

KITAINDONESIASATU.COM – Kemenangan impresif tiga kali berturut Madura United menjadi kebangkita Sape Kerrap di musim kompetisi Super League 2026/2027 kini terus berlanjut, Jumat (18/9/2026).

Di pekan ketiga Super League 2026/2027 Madura United berhasil meraih tiga poin dengan mengalahkan tamunya PSIM Yogyakarta 2-1 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan malam hari.

Di dua laga sebelumnya Madura United juga meraih poin penuh pada laga perdana melawan Persijap Jepara 2-0, kemudian laga kedua mengalahkan PSS Sleman 3-1, kini kemenangan ketiga kembali diraihnya.

Tiga kemenangan impresif Madura United menempatkan skuad asal Madura ini berada di puncak klasemen sementara Super League 2026/2027 dengan mengoleksi 9 poin, bersaing dengan Dewa United, Bali United dan Persija yang masih akan menjalani laga hari ini Sabtu (19/9/2026).

Dalam laga pekan ketiga melawan PSIM Yogyakarta selain menjadi penampilan impresif Madura United diharapkan juga menjadi momentum kebangkita pemain asing asal Timor Leste Gali Freitas.

Gali Freitas salah satu pemain yang dipinjamkan dari Persebaya Surabaya memberikan kontribusi penting dalam penampilan ketiganya bersama Sape Kerrap di musim kompetisi.

Pemain asal Karketu Dili FC Timor Leste ini berhasil mencetak gol kemenangan yang membawa Madura United memenangi pertandingan 2-1 pada laga kandang pekan ketiga kemarin.

Gol pertama Gali Freitas di Super League ini sekaligus menjadi kemenangan timnya atas catatan buruk dalam dua petemuan melawan Laskar Mataram selalu mengalami kekalahan dengan skor 0-3 dan 1-2 saat di markas Stadion Sultan Agung Bantul Yogyakarta.

Namun dalam kompetisi ketiga Super League ini Madura United kembali melakukan comeback meskipun tertinggal satu gol di menit ke-15 setelah pemain PSIM, Nermin Haljeta mampu menembus pertahanan Sape Kerrap hingga kedudukan berubah menjadi 0-1 untuk kemenangan tamu.

Tak sampai disitu, PSIM sebenarnya sempat kembali mencetak gol lagi melalui keganasan Haljeta sebelum turun minum babak pertama menit ke-40, tetapi gol dianulir wasit setelah dilakukan peninjauan dari VAR, skor tidak berubah hingga babak pertama berakhir 0-1.

Di babak kedua sebagai tuan rumah Madura United meningkatkan intensitas serangan hingga mampu membalikkan keadaan hingga Sape Kerrap meraih kemenangan dalam waktu singkat.

Bermula dari bek tengah Madura United asal Brasil, Mendonca yang memanfaatkan tinggi badannya yang jangkung 1,94 meter ini mendapatkan kesempatan emas menyamakan kedudukan melalui sundulan kepala dimenit ke-71 kedudukan berubah menja 1-1.

Usai mencetak gol Madura United semakin agresif melalui gol cepat dua menit berselang dari gol pertama Paulo Gali Freitas dengan cerdik melalui sudut sempit Gali Freitas menembus petahanan Laskar Mataram dengan sempurna hingga membalikkan keadaan bagi kemenangan Madura United 2-1.

Hingga berakhirnya pertandingan kedudukan tetap tidak berubah, Madura United meraih poin penuh hingga pekan ketiga ini telah berhasil mengoleksi 9 poin, sementara PSIM Yogayakarta baru mengoleksi 1 poin dari dua kali kekalahan melawan Persebaya dan Madura United.

Usai pertandinga Bali Freitas menyebut kemenangan yang didapatkan Madura United tak lepas dari kerja sama seluruh pemain, dia mengakui pertandingan sangat sulit di babak pertama, namun tim mampu melakukan evaluasi dan perbaikan setelah turun minum.

“Babap pertama kami melihat pertandingan sulit, namun setelah babak kedua kami tetap evaluasi, tetap fokus dan mencoba merombak sedikit permainan dan berhasil menciptakan peluang lebih banyak hingga meraih kemenangan,” jelas Gali Freitas kepada wartawan di Madura, Jumat (18/9/2026) malam.

Menurut Gali Freitas gol yang dicetaknya memiliki artis khusus, sebagai pemain baru Gali mengaku mendapat dukungan penuh dari para pelatih dan teman-teman satu tim, hingga mampu mencetak satu gol penting.

Gali berharap gol yang diciptakan ini semain membuat dirinya makin percaya diri hingga menjadi awal kebangkitannya bersama Madura United untuk musim kompetisi Super League 2026/2027.

“Dengan dukungan penuh dari semuanya saya harus percaya diri dan hari ini Tuhan berikan rezeki untuk saya cetak gol,” kata Gali Freitas.

Seperti kita ketahui Gali Freitas merupakan pemain muda asal Kota Dili Timor Leste direkrut PSIS Semarang pada Juni 2023 untuk mengisi kuota pemain asing ASEAN.

Pemain berposisi winger ini sempat menjadi idola baru bagi Panser Biru di Semarang, diapun dengan cepat menjadi pemain kunci Laskar Mahesa Jenar dengan permainan impresifnya di musim itu.

Pada musim kompetisi 2023/2024 Gali tampil sangat impresif dengan meraih 11 gol dan 7 assist hingga kemudian manajemen langsung memagari Gali agar tidak lepas dengan memperpanjang kontrak hingga tahun 2026.

Sayangnya dilaga musim berikutnya kontribusi Gali Freitas menurun, namun tetap menjadi pemain berbahaya, hingga akhirnya mengakhiri kerjasama dengan mencari tantangan baru bersama Persebaya.

Pada 1 Juli 2026 Gali Freitas resmi bergabung dengan Persebaya Surabaya, namun di Persebaya Gali tidak seimpresif bersama PSIS Semarang pada musim kompetisi 2025/2026 Gali mencatatkan 6 gol dan 7 assist dari 32 pertandingan.

Namun menjelang bergulirnya musim kompetisi 2026/2027 dinamika taktikal terjadi di kubu Bajol Ijo, nama Paulo Gali Freitas tidak masuk dalam skema utama pelatih Bernardo Tavares untuk musim baru ini, menyusul langkah klub mendatangkan bek Yuram Fernandes.

Namun enggan menyia-nyiakan batnya di bangku cadangan, akhir manajemen Persebaya mengambil langkat taktis dengan cara meminjamkan Gali Freitas ke Madura United selama satu musim penuh 2026/2027.

Sehingga pada musim kompetisi 2026/2027 Gali Freiatas berganti seragam menjadi loreng merah putih bergabung bersama Sape Kerrap, dan kini Gali mulai memperlihatkan ketajaman bermain.

Gali pada laga ini menadi penentu kemenangan atas PSIM Yogyakarta 2-1, semoga menjadi kebangkitannya bersama Madaura United, Gali secara legal masih menjadi milik Persebaya karena kontraknya berakhir hingga musim 2026/2027.

Penampilan dan performa impresifnya selama masa peminjaman akan menjadi penentu krusial apakah ia akan kembali menjadi pemain andalan Persebaya dimasa mendatang, mengingat usia Gali Freitas masih sangat muda berdasarkan paspor Gali lahir 31 Desember 2024 atau berusia 21 tahun. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *