Berita Utama

Keluarga Protes Penghentian Penyelidikan Kematian Diplomat Arya Daru

×

Keluarga Protes Penghentian Penyelidikan Kematian Diplomat Arya Daru

Sebarkan artikel ini
bhudi
kabid humas polda metro jaya, kombes bhudi hermanto. (ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Pihak keluarga diplomat muda Arya Daru Pangayuan protes atas keputusan Polda Metro Jaya yang menghentikan penyelidikan kasus kematian anggota keluarga mereka. Meski polisi menyebut kematian tersebut wajar akibat kondisi kesehatan, keluarga menilai masih banyak kejanggalan yang belum terungkap secara tuntas.

Kuasa hukum keluarga, Nicholay Aprilindo, mempertanyakan penggunaan frasa “belum ditemukan” sebagai dasar penghentian. Menurutnya, kata “belum” justru mengindikasikan bahwa penyelidikan masih bisa dilanjutkan.

Ia menambahkan, frasa tersebut menandakan ruang penyelidikan masih terbuka dan seharusnya dapat dilanjutkan untuk memastikan penyebab kematian korban secara tuntas.

Baca Juga  Formappi Kritik Penggantian Inosentius Samsul ke Adies Kadir Sebagai Hakim MK!

Sebelumnya, polisi menutup kasus ini dengan alasan belum ditemukan adanya unsur pidana terkait kematian Arya Daru Pangayuan. Hasil autopsi dan toksikologi menunjukkan indikasi kematian alami (natural cause) tanpa unsur kekerasan atau racun.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, kepada wartawan Jumat 9 Januari 2026 mengatakan, keterangan dari penyelidik, penyelidikan dihentikan karena dari rangkaian penyelidikan, olah barang bukti, dan keterangan saksi, hasil gelar perkara tidak menemukan adanya tindak pidana.

Namun, pihak keluarga mendesak agar penyidik membuka kembali rekaman CCTV secara transparan dan melakukan rekonstruksi ulang terhadap linimasa kejadian sebelum jenazah ditemukan.

Baca Juga  Amankan Natal Nasional di GBK, 1.418 Petugas Gabungan Diterjunkan

Sebelumnya, Arya Daru ditemukan tewas di sebuah guest house di Menteng, Jakarta Pusat, pada 8 Juli 2025. Kasus ini ditangani oleh Polda Metro Jaya hingga akhirnya dihentikan pada 12 Desember 2025.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *