KITAINDONESIASATU.COM – Salah satu keluarga yang diduga menjadi korban kebakaran Glodok Plaza, Jakarta Barat, mulai mendatangi Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Kamis (16/1). Kehadirannya untuk memastikan keberadaan korban yang hingga kini hilang kontak.
Salah satunya salah keluarga Ade Aryati, 29, yang diduga menjadi korban dalam kebakaran tersebut. Terlebih dalam peristiwa itu setidaknya ada sembilan orang yang hilang, diduga menjadi korban kebakaran, dan empat diantaranya sudah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati.
Kakak ipar Ade, Rahman mengatakan, dirinya sengaja datang untuk mencari sang adik karena hingga kini belum diketahui keberadaannya. Terlebih, komunikasi terakhir korban dengan keluarga dilakukan sebelum kebakaran terjadi.
“Dia sempat komunikasi sama suaminya. Sekitar jam 9 malam. Itu belum terjadi apa-apa. Mungkin pas istirahat kali, ya. Posisinya pas itu [kebakaran] terjadi sudah lepas kontak,” Kata Rahman di RS Polri Kramat Jati, Kamis (16/1).
Dikatakan Rahman, Ade bekerja sebagai kasir di diskotek Tiyara yang berada di gedung Glodok Plaza. Begitu tahu Ade sedang bekerja saat kebakaran terjadi, Rahman langsung menuju ke Glodok Plaza.
“Kita juga sudah tanya ke rekan-rekan kerja korban, mereka bilang sempat bersama Ade sebelum kebakaran, namun terpencar karena panik. Mungkin namanya keadaan panik kita gak tau. Jadi pada terpencar semua,” ujae Rahman.
Kini Rahman berjaga di RS Polri menunggu kabar Ade ditemukan. Di sisi lain suami korban berjaga di Glodok Plaza siapa tahu ada kabar dari Ade. “Kita sudah menyiapkan beberapa surat yang ada sidik jarinya, mudah-mudahan bisa dijadikan sebagai alat pembanding,” ungkapnya. (*)

