Berita Utama

Keamanan Pangan Global Masih Rentan, Jenal Mutaqin: Perlu Peran Kolektif Seluruh Elemen Bangsa

×

Keamanan Pangan Global Masih Rentan, Jenal Mutaqin: Perlu Peran Kolektif Seluruh Elemen Bangsa

Sebarkan artikel ini
1001091978
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin saat menghadiri Seminar Peringatan Hari Keamanan Pangan Dunia (World Food Safety Day) 2025. (KIS/IST)

KITAINDONESIASATU.COM– Ancaman pangan tidak aman masih menjadi persoalan global yang mengintai kesehatan jutaan manusia setiap tahunnya. Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menegaskan bahwa isu ini tidak bisa ditangani sepihak dan memerlukan kolaborasi lintas sektor serta dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Jenal Mutaqin saat menghadiri Seminar Peringatan Hari Keamanan Pangan Dunia (World Food Safety Day) 2025 yang digelar oleh Badan Pangan Nasional (BPN) di IPB International Convention Centre (IICC), Botani Square, Selasa 24 Juni 2025.

Data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, setiap tahun ratusan juta orang jatuh sakit akibat makanan terkontaminasi, bahkan ratusan ribu jiwa di antaranya meninggal dunia.

“Dampak masalah ini tidak hanya dirasakan dalam aspek kesehatan, tetapi juga menimbulkan kerugian ekonomi global. Regulasi keamanan pangan sebaiknya disusun berdasarkan landasan ilmu pengetahuan yang kuat, sehingga kebijakan yang dihasilkan objektif, terukur, dan sesuai dengan tingkat risiko yang dihadapi konsumen,” tutur Jenal Mutaqin.

Ia menekankan bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Pemenuhan pangan, lanjutnya, harus berkelanjutan dari sisi ketersediaan maupun aspek keamanannya.

Baca Juga  Skor Akhir Napoli vs AS Roma 2-2, Selamat Berkat Gol Pemain Anyar

Pangan yang tidak aman tidak hanya membahayakan kesehatan, tetapi juga menurunkan kualitas hidup, mengganggu produktivitas, serta mencoreng reputasi produk pangan Indonesia di pasar internasional.

“Pemerintah provinsi, kabupaten/kota, Badan Pangan Nasional, lembaga teknis, akademisi, pelaku industri, dan konsumen berperan aktif dalam tata kelola keamanan pangan global dan mendukung standardisasi keamanan pangan,” jelasnya.

Standar-standar tersebut, menurut Jenal, penting untuk mencegah kontaminasi dari mikroba, bahan kimia, logam berat, hingga residu pestisida, serta menjamin rantai pasok pangan yang aman dan terpercaya.

“Keamanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Food safety is everyone’s business,” tegasnya.

Baca Juga  Relawan Politik dan Organisasi Ekstra Legal Dinilai Merusak Demokrasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *