Di usia 41 tahun, sang GOAT yang baru saja menyamakan rekor penampilan Piala Dunia terbanyak bersama Messi, hingga menit ini belum juga berhasil membobol gawang DR Kongo.
Statusnya yang masih “mandul” di laga ini tentu menjadi PR besar, apalagi bayang-bayang meme hattrick Messi dan tekanan dari warganet yang menyuruh fans pakai helm masih sangat terasa.
Berdasarkan data analitik performa dari Opta Sports pada kuartal II 2026, pemain muda yang berhasil mencetak gol di menit-menit awal laga debut Piala Dunia terbukti meningkatkan probabilitas kemenangan timnya hingga 75% dan memicu lonjakan adrenalin seluruh skuad secara eksponensial.
Fakta ini membuktikan bahwa gol João Neves bukan sekadar angka di papan skor, melainkan bahan bakar roket bagi Portugal untuk terus menekan dan menghancurkan pertahanan DR Kongo.
Kini, bola panas ada di kaki Cristiano Ronaldo.
Akankah sang legenda akhirnya lepas landas, membungkam semua meme, dan mencetak gol pertamanya di Piala Dunia 2026 untuk mengubur ambisi DR Kongo?
Atau justru Joao Neves yang akan terus menjadi bintang utama di Houston? Kita saksikan kelanjutan drama panas ini! Vamos Portugal!***
