KITAINDONESIASATU.COM – Legenda lini tengah Manchester United yang kini sedang memimpin kepelatihan di Old Trafford, Maichael Carrick memperlihatkan komitmennya terhadap para pemain muda di lingkara klubnya.
Keputusan mengejutkan ketika Carrick memanggil seorang pemain berusia 15 tahun ke sesi latihan tim utama Manchester United, sebagai bukti pembinaan talenta muda dilakukan sejak usai belia.
Dia adalah JJ Gabriel merupakan penyerang muda Manchester United yang dinilai Carrick memiliki potensi besar, hingga hari-hari ini Gabriel ikut terlibat dalam latihan tim utama di Carrington, Selasa (3/2/2026).
Tapi nama JJ Gabriel bukan sembarangan di lingkungan akademi Machester United, pada musim ini pemain belia kelahiran kelahiran 6 Oktober 2010 ini sudah mencetak 11 gol dari 16 penampilannya bersama tim akademi.
Sempat muncul spekulasi jika dia masuk daftar pemain cadangan di ajang Piala FA, namun rencana gugur setelah Machester tersingkir lebih awal dari Brighton.
Meski telah memenuhi syarat usia untuk tampil di Piala FA, Gabriel belum melakukan debutnya di Liga Premier, untuk sementara ia terus ditempa melalui pertandingan akademi sambil menunggu waktu.
Sejak bulan Desember 2025 remaja bernama lengkap Joseph Junior Andreou Gabriel ini tercatat sebagai pemain termuda yang pernah membela Manchester United di ajang FA Youth Cup.
Ia tampil sebagai starter sebagai penentu kemenangan saat timnya menghadapi Peterborough setelah mencetak gol tunggal kemenangan di Old Trafford saat usianya baru berusia 15 tahun dua bulan tiga hari per hasi Selasa kemarin.
Sehingga tak heran penampilan impresif JJ Gabriel menarik perhatian pelatih Machester United Michael Carrick akan kemampuan nya sebagai penyerang muda yang tangguh.
Joseph Junior Andreou Gabriel (JJ Gabriel) adalah wonderkid sepak bola asal Inggris yang bermain sebagai penyerang untuk akademi Manchester United.
Dijuluki Kid Messi karena kemampuan dribel dan tekniknya yang luar biasa, Gabriel melakukan debut U-18 di usia 14 tahun dan mencetak 7 gol dari 6 laga awal di tim tersebut.
Keunggulan dan prestasinya antara lain menjadi pemain termuda yang masuk skuad U-18 Manchester United dan mencetak hattrick.
Dikenal cepat, sulit dibendung, dan memiliki penyelesaian akhir mematikan, hingga dirinya mendapat perhatian khusus karena potensinya yang dinilai bisa menembus tim utama di usia sangat muda (15 tahun) hingga ia menjadi salah satu atlet muda yang didukung oleh Nike. **


