Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyatakan bahwa empat helikopter telah disiapkan untuk mendukung proses evakuasi, dan seluruh tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, TNGR, BPBD, hingga relawan telah dikerahkan ke lokasi.
Kepala Basarnas, Marsekal Madya Mohammad Syafii, juga menegaskan bahwa seluruh prosedur penyelamatan telah dijalankan sesuai standar dan mengutamakan keselamatan tim di lapangan.
Profil Juliana Marins
Juliana Marins dikenal sebagai petualang muda yang berani dan telah menyiapkan perjalanan backpacking ke Asia Tenggara dengan matang. Ia telah mengunjungi beberapa negara di kawasan ini sebelum akhirnya mengalami musibah di Indonesia.
Tragedi ini menjadi pengingat akan risiko tinggi dalam aktivitas pendakian di medan ekstrem seperti Rinjani. Meskipun upaya maksimal telah dilakukan, faktor cuaca dan medan yang sulit kerap menjadi tantangan utama dalam operasi penyelamatan.
Dukacita mendalam disampaikan masyarakat Indonesia dan Brasil atas kepergian Juliana Marins, yang kisahnya kini menjadi perhatian internasional.***


