KITAINDONESIASATU.COM – Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025 kembali hadir sebagai ajang bergengsi untuk menjaring siswa-siswa berbakat di bidang sains dari seluruh Indonesia. Sejak Selasa pagi, 20 Mei 2025, pencarian “Olimpiade Sains Nasional Indonesia” meningkat di Google, menandakan antusiasme tinggi warganet terhadap informasi jadwal dan pelaksanaannya.
Ajang ini diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI) di bawah naungan Kemendikbudristek, tepatnya dari unit Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah. OSN terbuka bagi peserta didik jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA/MAK atau sederajat.
Pelaksanaan OSN dilakukan secara bertahap, dimulai dari seleksi tingkat kabupaten/kota, lalu provinsi, hingga babak nasional. Format bertingkat ini dirancang agar semua siswa di Indonesia, termasuk dari 38 provinsi dan Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN), memiliki kesempatan yang adil.
Tujuannya tak hanya menjaring bibit unggul di bidang sains, tetapi juga untuk memperkuat budaya kompetisi yang sehat di dunia pendidikan.
BACA JUGA : Pembinaan Siswa di Barak Militer: Solusi Pendidikan atau Pelarian?
Jadwal OSN 2025
SD/MI: Seleksi Kab/Kota dimulai 11–12 Juni, Nasional 21–27 September
SMP/MTs: Seleksi Kab/Kota 17–18 Juni, Nasional 21–27 September
SMA/SMK/MA: Seleksi Kab/Kota 24–25 Juni, Nasional 6–12 Oktober
Sistem Pelaksanaan
Dalam mendukung digitalisasi, OSN 2025 akan dilaksanakan secara daring:
Kabupaten/Kota: Semua jenjang gunakan sistem ANBK
Provinsi: SD dan SMP tetap ANBK, SMA gunakan Moodle
Nasional: Semua jenjang gunakan platform Moodle
Peserta akan mengikuti ujian dari sekolah yang telah ditentukan, menjadikan pelaksanaan lebih efisien.
Pendataan dan Akses Sekolah
Untuk kelancaran pelaksanaan, sekolah diwajibkan melakukan pendataan teknis seperti lokasi ujian, tim teknis, serta infrastruktur. Semua dilakukan melalui laman resmi:
https://anbk.kemdikbud.go.id/osnk
Login Sekolah:
Username: NPSN
Password: Kode Registrasi (contoh: SP-2640FD13)
